BLITAR – Temu kangen dan silaturahmi Forum Alumni SMA 1 Blitar Angkatan 2000 (FALS 2000) benar-benar seru dan heboh. Kurang lebih 250 mantan siswa ini tak hanya saling melepas rindu setelah 25 tahun tak bersua, tapi juga menjadi momentum tatap muka dengan 13 orang guru pengajar mereka yang telah memasuki masa pensiun.
Acara yang dikemas secara hybrid bertema “25 Tahun, Ribuan Cerita Satu Ikatan” ini digelar di Hotel Santika pada Sabtu (28/6). Momen ini sangat ditunggu-tunggu oleh ratusan alumni setelah seperempat abad menyimpan rindu dan akhirnya benar-benar tumpah di reuni perak ini.
Meski masih banyak yang belum bisa hadir dari total 369 alumni Angkatan 2000, suasana tetap terasa hangat dan penuh kebersamaan.
“Acara berlangsung luar biasa. Alhamdulillah, setelah 25 tahun enggak bertemu, ini sangat spesial sekali. Semuanya antusias, dan kangen-kangenannya benar-benar tuntas di Hotel Santika ini,” jelas Ketua Panitia Reuni Perak FALS 2000, Ivan Leksana, kepada koran ini kemarin (6/7).
Kegiatan reuni ini bisa dibilang sangat sukses. Banyak teman-teman FALS yang bekerja di Jakarta dan kota-kota besar lainnya menyempatkan diri hadir dalam acara 2025 ini.
Bahkan, alumni yang bekerja dan tinggal di luar Jawa pun datang, memperkuat kesan bahwa reuni ini benar-benar dinanti dan bermakna.
Tak hanya itu, para alumni yang kini menetap di luar negeri seperti Chicago dan Perancis juga tetap hadir secara daring lewat sambungan virtual yang disiapkan panitia. Ini menjadi bukti bahwa jarak bukan halangan untuk tetap terhubung dalam satu rasa: nostalgia dan kebersamaan.
“Pokoknya ini reuni paling semarak dan seru. Selain banyak yang datang, alumni dari luar Jawa sampai rela pulang ke kampung halaman demi mengikuti reuni,” lanjut Ivan.
“Ini tentu sangat luar biasa, khususnya buat kami yang menjadi tim panitia. Ternyata, dimanapun berada dan bekerja di bidang apapun, satu yang tidak pernah bisa lepas: identitas kami sebagai keluarga besar alumni SMA Negeri 1 Blitar tetap melekat kuat,” ungkapnya antusias.
Ivan juga berharap ikatan kekeluargaan FALS 2000 dan tali silaturahmi ini tidak pernah terputus. Boleh saja kita bekerja di berbagai penjuru Indonesia, bahkan dunia, tapi tetap jangan lupa akar kebersamaan yang pernah tumbuh di Blitar.
“Kita pernah bersekolah di SMA Negeri 1 Blitar. Di sana, kita bukan hanya menuntut ilmu, tapi membangun cerita dan persaudaraan yang panjang,” ujar Ivan.
Yang paling istimewa dalam reuni ini tentu saja adalah bisa bertemu kembali dengan para guru yang pernah mendidik, membentuk karakter, dan membimbing dengan penuh dedikasi.
“Ya, kami mengundang 13 guru kami. Mereka datang dengan semangat yang sama, bahkan masih memberi support dan semangat kepada kami semua,” tambah Ivan.
“Semoga silaturahmi ini tetap terjalin. Sampai jumpa pada reuni-reuni mendatang. Sukses selalu untuk saudara-saudaraku FALS 2000,” pungkasnya.(*/ady)
Editor : Anggi Septian A.P.