Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Masyarakat Wajib Ekstra Sabar Lintasi Jalur Alternatif Tegalasri-Slumbung di Blitar Ini

Yanu Aribowo • Senin, 7 Juli 2025 | 22:00 WIB
BUTUH KETANGKASAN: Kondisi kerusakan parah di kawasan SDN Tegalasri 2, Kecamatan Wlingi, pada Minggu (6/7/2025).
BUTUH KETANGKASAN: Kondisi kerusakan parah di kawasan SDN Tegalasri 2, Kecamatan Wlingi, pada Minggu (6/7/2025).

BLITAR – Jalur alternatif yang menghubungkan Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, dengan Desa Slumbung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar sebagian mengalami kerusakan parah.

Ada beberapa titik kerusakan jalan yang membuat masyarakat harus ekstra sabar saat melintasi jalur alternatif sepanjang sekitar 1,2 kilometer ini.

Pasalnya, ada titik kerusakan parah yang menyisakan struktur batuan jalan sehingga perjalanan para pengguna jalan tidak bisa lancar.

Salah satu kerusakan parah terjadi di dekat SDN Tegalasri 2. Sebuah tanjakan tampak mengalami kerusakan parah yang sebagian besar permukaan aspalnya sudah brodol.

Praktis saat masyarakat melintasi kawasan tersebut harus tangkas mencari permukaan jalan yang masih bisa dilalui.

“Kerusakan jalan di jalur ini sudah lama. Padahal jalur ini juga ramai setiap harinya,” ujar Sukoco, warga setempat.

Meski sebagian permukaan sudah ada yang dicor, kerusakan yang masih tersisa membuat masyarakat harus bersabar saat melintas.

Penanganan dari pihak terkait untuk memperbaiki jalur alternatif tersebut sangat diharapkan oleh masyarakat setempat.

Sebab, dengan adanya jalan yang mulus dan perjalanan yang lancar, mampu meningkatkan produktivitas masyarakat.

Misalnya dalam distribusi hasil pertanian dan peternakan masyarakat setempat. Keberadaan jalur ini mampu mempersingkat jarak tempuh masyarakat yang terpisah aliran Kali Lekso.

Selain itu, jalur ini juga kerap dilintasi mereka yang ingin berwisata ke perkebunan teh Sirah Kencong, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi.

Terutama mereka yang menempuh perjalanan dari wilayah Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, hingga masyarakat dari wilayah Kecamatan Gandusari.

Melintasi jalur ini lebih singkat daripada harus memutar melalui kawasan eks Kawedanan Wlingi maupun cekdam Ngadirenggo-Babadan. Sebab, melalui jalur memutar tersebut, mereka harus menempuh perjalanan lebih dari 10 kilometer. (ynu/c1)

 

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#Wlingi #Jalur #kerusakan #ekstra #kawasan #rusak #Parah #sabar #Pada #kondisi #tegalsari #kecamatan #Minggu