BLITAR - Hasil akhir Porprov Jawa Timur (Jatim) IX 2025 kontingen dari Bumi Bung Karno hanya berhasil menduduki peringkat 28 dengan perolehan 74 poin.
Hasil peringkat tersebut masih jauh dari target yang ingin dicapai, yakni bisa masuk 15 besar. Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar dan Komite Nasional Olahraga Nasional (KONI) pun harus mengubur asa dalam-dalam.
Meski begitu, pemkot dan KONI mengucapkan terima kasih kepada para atlet yang telah berjuang keras dalam berlaga di porprov.
Klasemen akhir Kota Blitar di Porprov Jatim IX berada di peringkat 28 dengan raihan poin sebanyak 74. Sedangkan capaian prestasi Porprov pada 2022 lalu tercatat sebanyak 45 medali terdiri dari 8 emas, 13 perak dan 24 perunggu.
Sekretaris KONI Kota Blitar, Pribadi Utomo, mengatakan hasil tersebut tidak lepas dari keterbatasan persiapan menjelang porprov.
Selain jumlah cabang olahraga yang diikuti lebih sedikit, jumlah atlet yang diberangkatkan juga terbatas.
“Persiapannya sangat minim. Bahkan ada beberapa nomor pertandingan yang rencananya diikuti atlet kami, tapi akhirnya tidak bisa,” ujarnya, Selasa (8/7/2025).
Dari total 64 cabang olahraga yang dipertandingkan di tingkat provinsi, Kota Blitar hanya mengikuti 36 cabor. Kondisi itu turut memengaruhi capaian prestasi secara keseluruhan.
Pribadi mengakui adanya penurunan pencapaian tahun ini. Namun, pihaknya tetap memberi apresiasi atas perjuangan para atlet.
“Kami tidak berkecil hati. Perjuangan keras mereka tetap harus dihargai. Dan kami memotivasi mereka agar terus bersemangat berlatih,” tuturnya.
Capaian prestasi di porprov tahun ini akan menjadi bahan evaluasi bagi KONI dan Pemkot Blitar di tengan efisiensi anggaran. Porprov tahun ini jadi tolok ukur untuk persiapan yang lebih matang ke depannya.
“Efisiensi anggaran memang membawa dampak dan setiap daerah pasti punya kebijakan efisiensi yang berbeda. Namun, kami tetap berterima kasih karena atlet sudah diberangkatkan dan dibina,” pungkasnya. (mg2/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah