Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Hilangnya Jejak Pahlawan Pemberontakan Peta Sudanco Supriadi

Prima Suci Maharani • Sabtu, 12 Juli 2025 | 14:00 WIB
MUSEUM PETA DI BLITAR DIKUTIP DARI (mataraman.tribunnews.com)
MUSEUM PETA DI BLITAR DIKUTIP DARI (mataraman.tribunnews.com)

BLITAR - Blitar, Februari 1945 – Sudanco Supriadi, seorang pahlawan Pembela Tanah Air (PETA), menjadi tokoh utama dalam Pemberontakan PETA Blitar melawan pendudukan Jepang.

Namun, setelah pemberontakan itu digagalkan, Supriadi menghilang tanpa jejak hingga kini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

Supriadi adalah seorang perwira PETA yang ditugaskan di Blitar, Jawa Timur. Ia dikenal sebagai sosok pemberani dan nasionalis. Bersama pasukannya, ia merencanakan pemberontakan besar-besaran pada 14 Februari 1945, dengan menyerang markas Jepang di Hotel Sakura.

Pemberontakan itu dimulai dengan penembakan meriam ke Hotel Sakura, dengan mengibarkan bendera Merah-Putih.

Namun, Jepang mendapat bala bantuan dari Malang dan Kediri berhasil menumpas perlawanan tersebut. 

Ratusan anggota PETA ditangkap, sebagian dihukum mati, sementara Supriadi menghilang.

Beberapa teori mengatakan atas penyebab hilangnya Supriadi:

  1. Dieksekusi Jepang – Beberapa sejarawan meyakini bahwa Supriadi ditangkap dan diam-diam dieksekusi oleh tentara Jepang.
  2. Melarikan Diri ke Hutan – Terdapat dugaan bahwa ia bersembunyi di hutan, tetapi kemudian tewas karena penyakit atau hewan buas.
  3. Bergabung dengan Gerilyawan – Sebagian orang beranggapan bahwa ia bergabung dengan kelompok gerilya lain, tetapi tidak pernah muncul lagi.
  4. Ditangkap dan diasingkan ke Luar Negeri – Terdapat spekulasi bahwa Jepang mengasingkannya ke luar Jawa.

Meski hilang, nama Supriadi tetap dikenang sebagai pahlawan nasional.

Bahkan, Presiden Soekarno sempat menunjuknya sebagai Menteri Keamanan Rakyat dalam kabinet pertama RI (Oktober 1945), meskipun ia tidak pernah muncul untuk menjabat. Kini, Museum PETA di Blitar mengabadikan namanya melalui patung.

Namun, teka-teki hilangnya Supriadi tetap menjadi salah satu misteri terbesar dalam sejarah perjuangan Indonesia.

Sudanco Supriadi adalah simbol perlawanan terhadap penjajahan Jepang. Meski nasibnya tak diketahui pastinya, semangat dan keberaniannya tetap hidup dalam catatan sejarah Indonesia.(*)

Baca Juga: 19 Kabupaten/Kota Bertarung Sengit di Cabor Gateball Porprov Jatim IX 2025, Kejurnas Akan Digelar di Kota Batu

Editor : Anggi Septian A.P.
#sejarah #blitar #Hotel Sakura #jejak #pahlawan #PETA #Sudanco Supriyadi #merah putih #Perlawanan Jepang #pemberontakan