Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Agrowisata Belimbing Karangsari di Kota Blitar: Destinasi Hijau yang Lahir dari Semangat Warga

Bherliana Naysila Putri Suwandi • Senin, 14 Juli 2025 | 22:30 WIB

 

Agrowisata Belimbing Karangsari
Agrowisata Belimbing Karangsari
 

BLITAR – Agrowisata Belimbing Karangsari menjadi salah satu ikon wisata pertanian di Blitar yang tidak hanya menawarkan sensasi memetik belimbing segar langsung dari pohon.

Tetapi juga menjadi bukti nyata bagaimana sebuah ide sederhana mampu mengubah arah ekonomi masyarakat desa.

Berawal dari tahun 1990, seorang warga bernama Imam Surani mulai membagikan bibit belimbing unggul kepada warga Karangsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

Langkah kecil ini menjadikan wilayah Karangsari perlahan berubah menjadi kampung belimbing, dengan hampir setiap rumah memiliki pohon belimbing di halaman mereka.

Seiring waktu, belimbing Karangsari terkenal karena ukurannya yang besar, rasa manis segar, serta teksturnya yang renyah, menjadikannya salah satu komoditas buah unggulan Kota Blitar.

Melihat potensi tersebut, pada tahun 2005 pemerintah setempat bersama warga mulai merencanakan kawasan Agrowisata Belimbing Karangsari, memanfaatkan lahan sekitar 5 hektare tanah kas desa untuk ditanami sekitar 2.500 pohon belimbing unggul.

Tahun 2007–2008 menjadi awal pembangunan kebun secara masif, dengan penanaman varietas belimbing Bangkok dan lokal secara berkelanjutan, serta pembenahan infrastruktur berupa joglo, pusat informasi, dan sistem sewa lahan bagi petani lokal.

Kini, Agrowisata Belimbing Karangsari telah menjadi tempat wisata edukasi yang dilengkapi dengan fasilitas area petik buah, outbound, pusat oleh-oleh olahan belimbing seperti sirup dan manisan, serta area edukasi untuk anak-anak PAUD hingga sekolah dasar.

Setiap pengunjung yang datang akan disambut dengan welcome drink jus belimbing segar, sekaligus diperkenalkan proses perawatan pohon dan cara panen yang benar.

Panen di Agrowisata Belimbing Karangsari dapat dilakukan hingga 3–4 kali per tahun, dengan satu pohon mampu menghasilkan sekitar 30 kg per panen tergantung perawatan.

Harga belimbing stabil di kisaran Rp 10.000 per kilogram, menjadikannya sumber pendapatan tetap bagi para petani.

 Baca Juga: Bukan Sekadar Makan-makan, Inilah Sejarah Lebaran Ketupat yang Jarang Diketahui

Tidak hanya untuk konsumsi lokal, belimbing Karangsari kini mulai dijajaki untuk peluang ekspor, setelah berhasil menggelar kontes belimbing pada Mei 2024 yang diikuti 90 petani untuk meningkatkan kualitas dan daya saing buah mereka.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sempat mengunjungi Agrowisata Belimbing Karangsari dan memberikan apresiasi tinggi atas kualitas buahnya serta keberhasilan warga dan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan lokal sekaligus mendorong sektor pariwisata hijau yang berkelanjutan.

Beliau menyebut agrowisata ini sebagai contoh ideal pemberdayaan masyarakat berbasis potensi desa yang bisa direplikasi di daerah lain.

 Baca Juga: Makan Camilan Satu Ini Ada Sensasi Kriuk dengan Sentuhan Aneka Rasa, Tertarik Mencobanya

Menurut penelitian ITN Malang, Agrowisata Belimbing Karangsari memberikan dampak positif signifikan bagi ekonomi masyarakat, tidak hanya membuka lapangan kerja bagi warga sekitar tetapi juga mengubah arah ekonomi desa dari sekadar pertanian tradisional menjadi kawasan wisata agro yang produktif.

Banyak warga yang sebelumnya hanya mengandalkan pendapatan dari sawah, kini memiliki tambahan pemasukan dari hasil sewa pohon belimbing, penjualan buah segar, jasa tour guide, dan produksi olahan belimbing.

Kini, Agrowisata Belimbing Karangsari bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga menjadi pusat belajar masyarakat untuk melihat bagaimana satu pohon belimbing dapat memberikan rezeki, edukasi, dan kebanggaan bagi masyarakat Blitar.

Dengan semangat gotong royong warga serta dukungan pemerintah daerah, Karangsari terus menguatkan langkah menjadi pusat agrowisata belimbing terbesar di Indonesia, sekaligus menjadi paru-paru hijau kota yang menawarkan ketenangan, edukasi, serta cita rasa buah segar bagi setiap pengunjung yang datang.(*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#petani #segar #destinasi #pengunjung #Belimbing Karangsari #semangat #kawasan #tekstur #belimbing #sensasi #edukasi #ekonomi #pendapatan #agrowisata #wisata #menawarkan #lokal #bukti #pertanian #positif #Kota Blitar #hijau #pohon