BLITAR - Gua Selomangleng di Kediri telah menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Jawa Timur yang menarik perhatian para sejarawan.
Situs sejarah ini menyuguhkan pengalaman wisata yang berbeda, menggabungkan unsur sejarah, spiritualitas, dan keindahan alam menjadi satu.
Goa ini memiliki arsitektur kuno yang memukau nan megah. Gua ini berdiri dari hasil pahatan manusia, didesain secara unik dan fungsional.
Di dalam goa ini terdapat ruang pemujaan dengan altar batu kuno dan pahatan Garuda.
Beberapa sudut goa tersedia spot instagramable yang menjadi favorit pengunjung untuk berfoto. Pengunjung yang datang tidak hanya untuk berwisata, tetapi ada juga yang melakukan meditasi di ruang pertapaan.
Masyarakat sebagian percaya dulunya Dewi Kilisuci bertapa di goa ini dan mendapatkan pencerahan.
Pemerintah setempat telah menyediakan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung:
- Area parkir yang luas
- Toilet umum yang bersih
- Pemandu wisata berpengalaman
- Pusat informasi tentang sejarah gua
- Warung makan dengan kuliner khas Kediri
Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari (07.00-10.00) atau sore hari (15.00-17.00).
Meski menjadi daya tarik wisata, Gua Selomangleng menghadapi beberapa tantangan kerusakan goa akibat vandalisme, proses alam yang mengikis bagian tertetu goa sehingga pahatan di dinding terlihat memudar.
Pemerintah dan masyarakat setempat terus berupaya menjaga kelestarian situs ini sembari mengembangkannya sebagai destinasi wisata berkelas.
Gua Selomangleng menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dari tempat lain. Di sini, pengunjung tidak hanya menikmati keindahan alam dan arsitektur kuno, tetapi juga bisa merasakan nuansa spiritual yang kuat.
Dengan segala keunikannya, Gua Selomangleng layak masuk dalam daftar destinasi wajib dikunjungi saat berada di Kediri.
Situs ini tidak hanya menyuguhkan pemandangan menarik, tetapi juga memberikan edukasi berharga tentang sejarah dan budaya Jawa masa lalu. (*)
Editor : Anggi Septian A.P.