BLITAR – Atlet Kabupaten Blitar yang meraih medali di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 harus bersabar lebih lama untuk menerima bonus.
Pasalnya, bonus atlet baru dicairkan pada tahun anggaran 2026. Efisiensi anggaran dan cekaknya anggaran hibah KONI menjadi kendala.
Bonus ini menjadi yang ditunggu-tunggu oleh atlet Kabupaten Blitar yang sudah berhasil meraih prestasi di porprov yang berlangsung di Malang Raya pada Juni lalu.
Sayangnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar harus menunda anggaran apresiasi itu karena dibatasi regulasi.
Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar, Fatatoh Hirony Ulya mengatakan, pengajuan bonus belum bisa dilakukan tahun ini.
Karena seluruh alokasi anggaran Porprov 2025, termasuk untuk pembinaan dan pemberangkatan atlet, dibungkus dalam satu paket tanpa mencantumkan dana reward.
“Insya Allah tahun depan baru bisa terealisasi, karena tahun ini fokus pada pemberangkatan porprov dan pembinaan atlet. Pengajuan reward kami usulkan di APBD 2026 sekitar Rp 1,5 miliar, khusus untuk atlet peraih medali,” terangnya, Jumat (10/7).
Fatatoh melanjutkan, adapun rincian bonus yang diusulkan sama seperti dua tahun lalu. Yakni untuk atlet peraih emas akan mendapatkan Rp 30 juta, sedangkan yang mendapatkan perak akan dikasih bonus Rp 15 juta.
Kemudian, atlet yang meraih medali perunggu akan diberikan uang Rp 10 juta. Namun, nilai tersebut hanya diperuntukkan untuk atlet, belum termasuk pelatih dan ofisial yang juga akan diajukan dalam pengajuan terpisah.
“Dengan adanya penundaan bonus ini, kami berharap seluruh pihak terutama atlet bisa tetap bersabar dan tetap berkomitmen menjaga semangat berlatih untuk ajang-ajang berikutnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Blitar, Anindya Putra Robertus membenarkan, proses pengajuan dana bonus ini harus melalui skema hibah yang membutuhkan waktu.
Maka dari itu, para atlet diimbau untuk bersabar karena pencairan bonus tidak bisa cepat. Dia sudah berkoordinasi dengan KONI terkait jadwal dan proses pencairan bonus atlet porprov .
Meski begitu, dispora memastikan tahun ini tetap akan menyalurkan dana pembinaan atlet setelah proses laporan pertanggungjawaban (SPJ) Porprov 2025 selesai.
“Awalnya kami berharap bisa direalisasikan tahun ini juga, namun karena adanya efisiensi, maka pengajuan harus dilakukan ulang.
Kami memperkirakan, bonus atlet akan cair paling cepat pada Februari 2026, setelah seluruh proses administrasi dan pencairan hibah selesai,” pungkasnya. (jar/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah