BLITAR – Sebagai bagian dari jalur lingkar Gunung Kelud, akses di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar ini menjadi salah satu akses penting masyarakat di wilayah Kabupaten Blitar bagian utara.
Namun, akses jalan yang berada di sebelah timur Pasar Penataran ini mengalami kerusakan di beberapa titik.
Kondisi jalur alternatif antarkecamatan itu secara tidak langsung membuat arus lalu lintas tidak bisa lancar.
Dari area Pasar Penataran ke timur menuju Desa Modangan, titik kerusakan yang terjadi cukup mengganggu perjalanan masyarakat. Di wilayah Kecamatan Nglegok, jalur ini menghubungkan Desa Penataran dengan Desa Modangan.
Sehingga, selain masyarakat setempat akses ini juga sering kali dimanfaatkan oleh wisatawan yang berkunjung berbagai destinasi di wilayah Kecamatan Nglegok dan sekitarnya.
“Jalurnya cukup ramai. Ini jalur alternatif masyarakat Nglegok jika ingin ke wilayah Garum bagian utara,” ujar Yuliono, warga setempat.
Misalnya, wisatawan yang berkunjung ke perkebunan Karanganyar, Desa Modangan, hingga mendaki ke Gunung Kelud, melalui jalur pendakian Desa Karangrejo, Kecamatan Garum.
Akses ini juga berada tak jauh dari kompleks Candi Penataran, yang menjadi salah satu daya tarik utama wisata Kabupaten Blitar.
Sedangkan, untuk para pendaki Gunung Kelud, mereka yang melintasi jalur ini biasanya para pendaki dari wilayah Kediri hingga wilayah Ponggok, Udanawu, Wonodadi, dan lainnya.
Seperti diketahui, jalur lingkar Gunung Kelud ini menghubungkan wilayah Kecamatan Nglegok dengan Kecamatan Garum dan Gandusari.
Dari Desa Penataran, Modangan, Karangrejo, Sidodadi, Slorok, Sumberagung, Sukosewu, hingga Gandusari.
Namun, sebagian akses mengalami kerusakan yang cukup beragam. Seperti kerusakan di wilayah Desa Karangrejo dan Sumberagung yang mengalami kerusakan cukup parah. (ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah