BLITAR - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Kota Blitar masih terus mengembangkan program mobil City Tour. Pasalnya, ini diharapkan menjadi salah satu upaya menarik kunjungan wisata ke Kota Blitar.
Saat ini, program tersebut masih dalam tahap uji coba dan baru menggunakan satu unit kendaraan.
Kepala Disbudpar Kota Blitar, Edy Wasono mengatakan, program City Tour ini diharapkan dapat menjadi sarana pengenalan potensi wisata yang ada di Kota Blitar. Namun, pengembangan armada masih menunggu kebijakan lanjutan dari pemerintah daerah.
“Jumlah mobilnya masih satu. Kami menilai ini solusi terbaik untuk menarik minat wisatawan agar mau menjelajah potensi wisata di Kota Blitar,” ujarnya kepada Koran ini Senin (28/7/2025).
Edy menambahkan, saat ini lokasi mobil City Tour belum ditetapkan secara permanen. Kendaraan sempat direncanakan untuk dioperasikan di Istana Gebang dan Taman Pecut, hingga Kebon Rojo, namun sementara masih diparkir di kantor dinas.
“Penambahan unit belum bisa dilakukan karena belum ada perkembangan kebijakan. Kami tidak bisa langsung menambah mobil,” katanya.
Sementara itu, untuk capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata, hingga pertengahan tahun ini telah mencapai sekitar 50 persen dari target Rp 2,2 miliar. Edy menyebut, capaian ini menunjukkan tren yang cukup baik.
“Karena target PAD naik setiap tahun, maka kami juga harus terus berupaya keras memenuhi target yang ada,” pungkasnya. (mg2/ady) (*)
Baca Juga: Animisme dan Dinamisme, Mengenal Sistem Kepercayaan Kuno Warisan Para Leluhur Jawa Kuno
Editor : M. Subchan Abdullah