Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Mengupas Jejak Sejarah Ritual Jamasan Gong Kiai Pradah, Warisan Budaya di Blitar

Prima Suci Maharani • Rabu, 30 Juli 2025 | 23:00 WIB
Gambaran Gong Kiai Pradah, Lodoyo, Blitar (Dikutip dari jakartanews.id)
Gambaran Gong Kiai Pradah, Lodoyo, Blitar (Dikutip dari jakartanews.id)

BLITAR – Di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, setiap 1 Syawal dan 12 Rabiul Awal selalu digelar ritual unik bernama Jamasan Gong Kiai Pradah, sebuah upacara adat yang sudah berlangsung selama ratusan tahun.

Tradisi ini merupakan bentuk penghormatan terhadap pusaka sakral berupa gong kempul laras lima yang diyakini memiliki kekuatan spiritual.

Upacara ini tidak sekadar tradisi, tetapi juga telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda yang bernilai historis.

Legenda Gong Kiai Pradah bermula dari kisah Pangeran Prabu, saudara Sri Susuhunan Pakuwono I, yang diasingkan ke hutan angker Lodoyo pada abad ke-18.

Dalam pengasingan itu, ia membawa pusaka berupa bende atau gong sakti bernama Kiai Becak, yang kelak dikenal dengan nama Gong Kiai Pradah.

Tradisi jamasan dilakukan dengan memandikan gong menggunakan air bunga setaman.

Air bekas jamasan dipercaya membawa keberkahan, mampu menyembuhkan penyakit, dan memberikan ketenangan batin.

Ritual ini diawali dengan pembacaan doa dan tabuhan gamelan tradisional, kemudian gong dimandikan dengan penuh kehati-hatian.

Warga yang hadir pun ikut mendoakan keselamatan serta kesejahteraan bersama.

Keunikan acara ini menjadikannya salah satu daya tarik wisata budaya di Blitar, terutama bagi mereka yang tertarik pada tradisi Jawa dan sejarah Mataram.

Selain aspek spiritual, jamasan Gong Kiai Pradah juga mengandung nilai persatuan masyarakat.

Upacara ini melibatkan berbagai lapisan warga, dari tokoh adat, perangkat desa, hingga generasi muda.

Pelestarian tradisi ini menjadi bukti nyata komitmen masyarakat Lodoyo dalam menjaga warisan leluhur.

Keunikan ritual jamasan ini menjadikannya bukan hanya simbol sejarah, tetapi juga ikon budaya yang memperkuat identitas lokal.

Ritual Jamasan Gong Kiai Pradah adalah warisan yang terus hidup, menghubungkan masa lalu dengan masa kini.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Kerajaan Mataram #Jejak Sejarah #era mataram kuno #peninggalan sejarah #Kabupaten Blitar #jawa kuno #legenda #ritual jamasan #Pusaka #gong kiai pradah #gong kyai pradah #islam