Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

⁠Mencari Sekda Definitif Kabupaten Blitar, Kepala Bappeda Ini Mengaku Siap Jika Dipercaya

Fajar Rahmad Ali Wardana • Rabu, 30 Juli 2025 | 17:15 WIB
⁠Mencari Sekda Definitif Kabupaten Blitar, Kepala Bappeda Ini Mengaku Siap Jika Dipercaya
⁠Mencari Sekda Definitif Kabupaten Blitar, Kepala Bappeda Ini Mengaku Siap Jika Dipercaya

BLITAR - Rully Wahyu Prasetyowanto bukan nama baru dalam birokrasi Kabupaten Blitar. Pria yang lahir dan besar di Tuban ini telah meniti karier sebagai aparatur sipil negara (ASN) sejak 1998, setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN). Dia mengaku siap jika diberi amanah sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar.

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Blitar, ini berbagi perjalanan panjangnya yang penuh dinamika.

Hingga saat ini, dia juga dipercaya sebagai pelaksana tugas (Plt) Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Blitar. "Saya ini orang yang mengalir saja. Kalau nanti ada amanah, ya dijalani. Kalau ada seleksi jabatan sekda, ya kita lihat prosesnya. Kalau memenuhi syarat dan diberikan kepercayaan, tentu saya siap," ujar Rully.

Dia melanjutkan, jabatan adalah bentuk tanggung jawab, bukan tujuan utama. Prinsipnya, semua penugasan adalah ruang belajar. Maka dari itu, setiap posisi memberikan pelajaran berbeda. Dari camat hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dia selalu mendapat pengalaman baru.

Soal peluang mengikuti seleksi sekda definitif, Rully tidak menampik. Namun, dia menegaskan akan mengikuti mekanisme resmi dan menghormati proses yang berjalan. Dia tentu akan mengikuti mekanisme prosedur yang ada.

"Saya diminta lagi oleh bupati menjadi Plt asisten I ini saja adalah amanah besar. Saya jalani dengan sungguh-sungguh. Kalau nanti ditunjuk atau dipilih sebagai sekda, saya siap. Tapi jika tidak, saya tetap bekerja sebaik-baiknya di mana pun ditempatkan," ungkapnya.

Rekam jejaknya yang lengkap dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga jabatan kepala dinas menjadikan sosok Rully sebagai figur yang diperhitungkan. Pengalamannya di lapangan dan di balik meja birokrasi membuatnya cukup matang jika ditugaskan mengisi jabatan yang lebih tinggi.

Sementara itu, Rully menceritakan, kariernya diawali dengan masuk STPDN pada 1994 dan setelah lulus langsung ditempatkan di Kabupaten Blitar sejak 1998. Awalnya, dia hanya staf pelaksana di bagian kepegawaian.

Dia dikenal sebagai sosok rendah hati dan pekerja keras serta terus naik jenjang kariernya. Dia sempat menjabat di berbagai kecamatan seperti Talun, Selopuro, Selorejo, dan Srengat. Posisi camat pun pernah dia emban selama lima tahun di Kecamatan Selorejo.

Dari sana, dia mulai masuk ke jabatan struktural di tingkat kabupaten, antara lain sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Blitar (2018–2021), kemudian menjadi kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (PMD) sejak 2021 hingga akhir 2023.

Tak hanya itu, Rully juga sempat menempuh pendidikan lanjutan magister, menambah bekalnya sebagai birokrat yang memahami baik teori maupun praktik pemerintahan. Dia juga dikenal sebagai inovator saat menjabat di DPMPTSP.

Lewat program OSS (Ojo Suwe Suwe), pelayanan perizinan dipangkas menjadi lebih cepat dan efisien. Program ini bahkan masuk nominasi inovasi pelayanan publik tingkat nasional. "Setiap posisi memberikan pelajaran berbeda.

Dari camat hingga kepala OPD, saya selalu mendapat pengalaman baru. Dan saya percaya, doa dari orang-orang baik selama saya bertugas itu turut mengantarkan perjalanan saya sampai hari ini," pungkasnya. (jar/c1/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Kabupaten Blitar #sekolah negeri #Negara #pendidikan #sekda