Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Masyaallah Enaknya! Resep Nasi Pecel Ini Disebut Cocok Buat Jualan di Pasar Blitar

Findika Pratama • Minggu, 3 Agustus 2025 | 20:30 WIB

Masyaallah Enaknya! Resep Nasi Pecel Ini Disebut Cocok Buat Jualan di Pasar Blitar
Masyaallah Enaknya! Resep Nasi Pecel Ini Disebut Cocok Buat Jualan di Pasar Blitar

BLITAR - Resep nasi pecel ala Yasanasan ramai diperbincangkan ibu-ibu dan pelaku UMKM Blitar di media sosial. Video yang memperlihatkan proses pembuatan sambal pecel khas Blitar secara lengkap itu disebut-sebut bukan hanya lezat dan menggugah selera, tetapi juga cocok dijadikan peluang usaha rumahan.

Video berdurasi 10 menit yang diunggah oleh akun Yasanasan itu menampilkan tahap demi tahap pembuatan nasi pecel, mulai dari menggoreng kacang tanah, menyiapkan kencur, daun jeruk, hingga memadukan sayuran rebus seperti bayam, kol, dan kecambah. Disajikan dengan tempe atau tahu bacem, nasi pecel ini tak hanya murah meriah, tapi juga menggugah selera.

“Masyaallah enaknya. Kalau jual ini di pasar, pasti laku keras!” komentar seorang netizen di Facebook. Komentar senada pun berdatangan dari kalangan ibu rumah tangga dan penjual makanan di Blitar, yang merasa resep ini bisa menjadi alternatif jualan sarapan pagi di rumah atau warung.

Baca Juga: Polisi Ungkap Pria Sebatang Kara Warga Kanigoro Blitar Membusuk di Kontrakan

Bahan Murah, Rasa Juara

Salah satu alasan mengapa nasi pecel ini disebut cocok untuk usaha adalah karena komposisi bahannya yang sederhana dan terjangkau. Hampir seluruh bahan—seperti kacang tanah, gula jawa, cabai rawit, kencur, hingga sayuran rebus—bisa didapatkan di pasar tradisional Blitar dengan harga yang relatif murah.

Zasanah San, pemilik akun Yasanasan, mengatakan bahwa ia memang sengaja membagikan resep dengan pendekatan ekonomis. “Saya bikin video ini karena banyak teman yang minta resep untuk jualan. Jadi saya kasih versi praktis tapi tetap enak. Modalnya kecil, tapi bisa dijual Rp7.000–Rp10.000 per porsi,” ujarnya saat diwawancarai oleh Blitarkawentar.

Dengan harga bahan baku yang hemat dan proses pembuatan yang bisa dilakukan di rumah, nasi pecel menjadi menu yang fleksibel untuk dijajakan di pasar, dititipkan ke warung, bahkan dijual lewat ojek online.

Baca Juga: Polisi Ungkap Pria Sebatang Kara Warga Kanigoro Blitar Membusuk di Kontrakan

Diminati Ibu Rumah Tangga dan Remaja Kreatif

Tren masakan rumahan yang bisa dijadikan bisnis memang tengah naik daun, terutama di kalangan ibu rumah tangga dan remaja yang ingin memulai usaha kecil-kecilan. Resep nasi pecel Yasanasan menjawab kebutuhan mereka: mudah dipraktikkan, tidak membutuhkan alat modern, dan bisa diproduksi dalam jumlah banyak.

Akun @dapurEmakBlitar di Instagram bahkan menulis ulang resep Yasanasan dan membagikan pengalamannya berjualan nasi pecel di depan rumah. “Hari pertama nyoba jual 15 bungkus, langsung habis sebelum jam 9 pagi,” tulisnya. Di TikTok, banyak remaja yang ikut mengunggah video dengan tagar #PecelRumahan dan #IdeJualanBlitar, menunjukkan antusiasme pasar terhadap resep ini.

Yang menarik, banyak juga yang menyebut bahwa resep ini bisa jadi menu katering mingguan atau untuk kebutuhan arisan dan syukuran.

Baca Juga: Bukan Anak Kota, Ini Perjalanan Gus Iqdam dari Desa Karanggayam hingga Jadi Figur NU Muda

Peluang UMKM dari Dapur Sendiri

Pemerintah Kota Blitar sendiri belakangan aktif mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan potensi kuliner lokal. Resep nasi pecel yang viral seperti milik Yasanasan ini dianggap sejalan dengan program tersebut.

Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Blitar, resep-resep seperti ini bisa dimasukkan dalam pelatihan usaha rumahan. “Kami terbuka kalau ada komunitas masak seperti Yasanasan mau kolaborasi. Apalagi nasi pecel adalah kuliner khas Blitar yang punya daya saing,” ujarnya.

Dengan permintaan pasar yang terus ada, ditambah tren makanan rumahan yang semakin dicari di platform digital, nasi pecel menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Apalagi jika dikemas menarik dan diantar menggunakan layanan pesan antar lokal.

Baca Juga: Joko Kandung, Pahlawan Lokal Blitar yang Terlupakan: Jejak Perjuangan Melawan VOC Bersama Aryo Blitar

Dari Dapur Viral ke Pasar Tradisional

Zasanah San sendiri mengaku tidak menyangka video sederhananya bisa berdampak sebesar itu. “Saya cuma ingin berbagi. Tapi alhamdulillah kalau bisa bermanfaat buat yang mau usaha,” ucapnya.

Kini, ia tengah menyiapkan seri lanjutan untuk menu pelengkap nasi pecel, seperti tahu bacem, peyek kacang, hingga sambal tomat khas Blitar. “Siapa tahu nanti bisa jadi satu paket menu jualan lengkap,” tambahnya sambil tertawa.

Dari dapur rumahan ke lini bisnis lokal, resep nasi pecel Yasanasan membuktikan bahwa peluang usaha bisa dimulai dari hal sederhana. Tak perlu modal besar, yang penting rasa, niat, dan konsistensi.

Baca Juga: Pernah Malu Dipanggil Gus, Begini Cara Gus Iqdam Menebus Julukan Itu

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#kuliner khas blitar #nasi pecel