BLITAR - Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, patut menjadi kelurahan inspiratif. Itu setelah kelurahan yang dipimpin oleh lurah muda Mohammad Kaesar Sensades Alfonso ini berhasil menembus lima besar wilayah barat dalam ajang penilaian nasional Program Pangan Aman.
Keberhasilan ini dinilai bukan sekadar pencapaian sementara, melainkan bagian dari program berkelanjutan yang telah menjadi fondasi kuat di kelurahan paling selatan Kota Blitar ini.
Lurah Klampok, Mohammad Kaesar Sensades Alfonso, mengatakan bahwa capaian ini bukan hasil kerja satu pihak, melainkan kolaborasi solid antara perangkat kelurahan dan masyarakat.
“Yang utama hari ini, semua usaha adalah yang terbaik. Program dan inovasi di Kelurahan Klampok tidak akan berhenti sampai di sini, tapi ini berkelanjutan,” ujarnya kepada Koran ini, Kamis (31/7/2025) lalu.
Sejak awal 2024, Kelurahan Klampok sudah ditunjuk sebagai Wakil Kota Blitar untuk Program Pangan Aman ke tingkat Jawa Timur.
Kaesar menyebutkan, komitmen tersebut terus dijaga, termasuk dengan pembentukan kader pangan aman yang kini sudah mencapai 35 orang.
Salah satu keunggulan Kelurahan Klampok adalah tidak adanya kasus keracunan pangan, serta inovasi penanganan stunting yang mendapat apresiasi dari tim penilai.
Program “Pak Mansur Asik”, misalnya, fokus pada pemberian gizi dan suplemen bagi ibu menyusui dengan pemantauan rutin oleh kader kesehatan.
Program lainnya, seperti “Surel Cinta” dan pemantauan lingkar lengan wanita usia subur, juga terbukti efektif dalam upaya pencegahan stunting.
Kaesar menegaskan, sinergi lintas sektor khususnya dari pemerintah kelurahan dan swasta berjalan harmonis ini berperan besar dalam berbagai capaian yang diterima oleh Kelurahan Klampok.
“Kami siap melanjutkan semua program agar berprestasi lagi. Bukan soal siapa lurahnya, tapi karena warganya kompak dan sudah bergerak bersama-sama,” tandasnya. (mg2/c1/ady) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah