BLITAR - Upaya penanganan penyakit menular seperti sifilis, HIV, dan tuberkulosis (TB) melalui layanan puskesmas terus digencarkan.
Pasalnya, stigma negatif dan pandangan masyarakat kepada pengidap penyakit tersebut. Hal ini justru membuat pasien enggan untuk memeriksakan diri.
Tak pelak banyak penderita tidak mendapatkan pengobatan maksimal. Karena itu, dinas terkait mendorong kesadaran masyarakat untuk aktif membantu atau memberikan laporan ke pusat kesehatan terdekat.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Dharma Setiawan mengatakan, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk membuka akses yang lebih luas, terutama terhadap komunitas yang memang sulit dijangkau.
“Karena biasanya, mereka memiliki komunitas yang tidak bisa dijangkau secara langsung. Jadi harus ada orang-orang yang bisa memberikan akses ke komunitas itu,” katanya kepada Koran ini.
Dia menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam memudahkan petugas puskesmas mengakses pemeriksaan, khususnya untuk penyakit menular yang masih sering mendapat stigma negatif di lingkungan sosial.
“Kami berharap kepada seluruh masyarakat Kota Blitar agar memudahkan akses puskesmas untuk memeriksa, khususnya penyakit menular seperti sifilis, HIV, dan TBC yang tanda petik masih ada stigma di masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, pihak Dinkes Kota Blitar telah menyiapkan layanan di tiga puskesmas yang memiliki kemampuan menjaga kerahasiaan pasien.
Ketiga puskesmas tersebut siap memberikan pelayanan dan pengobatan terbaik.
“Insya Allah di tiga puskesmas kita yakni Sukorejo, Sananwetan, dan Kepanjenkidul, sebagian PDP (pasien dalam pengawasan) mampu menjaga kerahasiaan tetap terjaga dan perilaku seksual bisa diatasi,” tambahnya.
Dengan dukungan masyarakat dan fasilitas kesehatan yang memadai, Dharma berharap penanganan penyakit menular di Kota Blitar bisa dilakukan lebih efektif, sekaligus mengurangi stigma yang masih melekat di masyarakat terhadap penderita penyakit tersebut.
“Dengan semakin mudahnya akses bagi mereka, tentu penanganannya juga harus bagus, sehingga mereka bisa merasa nyaman dan tak khawatir,” tegasnya. (mg2/c1/ady) (*)
Baca Juga: Kabupaten Blitar Mulai Bersiap Jalankan Program MBG, Disini Lokasi Dapurnya
Editor : M. Subchan Abdullah