Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Panorama Gunung Kelud dari Udara: Kecantikan Kaldera yang Membius Mata Wisatawan

Axsha Zazhika • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 04:35 WIB
Panorama Gunung Kelud dari Udara: Kecantikan Kaldera yang Membius Mata Wisatawan
Panorama Gunung Kelud dari Udara: Kecantikan Kaldera yang Membius Mata Wisatawan

BLITAR – Gunung Kelud, gunung api aktif yang terletak di perbatasan Kabupaten Blitar, Kediri, dan Malang ini kembali menjadi perbincangan hangat, bukan karena aktivitas vulkaniknya, tetapi karena keindahan panoramanya dari udara.

Video yang diunggah oleh kanal YouTube Legenda Nusantara menunjukkan visual dramatis kaldera Gunung Kelud dari sudut pandang drone, membius mata netizen dan menarik ribuan penonton hanya dalam waktu singkat.

Gunung Kelud memang menyimpan sejarah kelam sebagai salah satu gunung paling aktif di Indonesia. Namun kini, dari balik bekas letusan yang pernah memorak-porandakan sekitarnya, tersaji pemandangan yang luar biasa.

Kaldera besar yang terbentuk usai letusan 2014 kini menjadi spot utama yang kerap dikunjungi wisatawan maupun pemburu konten visual di media sosial.

Dalam video berdurasi 8 menit di Legenda Nusantara, terlihat jelas betapa megah dan simetrisnya lanskap Gunung Kelud dari ketinggian. Gunung ini seolah menunjukkan wajah berbeda ketika dilihat dari udara—perpaduan antara kehancuran dan keindahan yang harmonis.

Tidak heran jika pencarian tentang "Gunung Kelud" melonjak tajam di Google, terutama dari kalangan milenial dan konten kreator.

Tidak hanya kaldera, area sekitar Gunung Kelud juga menawarkan lanskap berbukit dan jalur berkelok yang eksotis. Jalan beraspal yang meliuk-liuk menuju puncak menciptakan komposisi visual menawan bila diambil dari ketinggian.

Saluran irigasi kecil, vegetasi hijau yang tumbuh kembali pasca letusan, serta kabut tipis yang menyelimuti membuat video ini tampak seperti lukisan hidup.

Pihak pengelola wisata setempat pun menyadari potensi besar dari konten visual ini. Mereka mulai menggencarkan promosi berbasis visual dan mengundang komunitas drone untuk membuat konten yang mengangkat pesona Kelud dari udara.

Beberapa travel influencer bahkan telah menjadikan Gunung Kelud sebagai destinasi utama untuk konten cinematic nature travel mereka.

Letusan Gunung Kelud tahun 2014 silam memang menyisakan duka mendalam. Ribuan warga harus mengungsi, dan abu vulkanik menyebar hingga Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Namun kini, bekas kawah tersebut berubah menjadi simbol ketangguhan alam dan manusia dalam beradaptasi. Kaldera yang semula berisi danau, kini menyisakan kubah lava yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong.

“Gunung Kelud dari udara seperti melihat alam yang sedang merefleksikan kekuatannya. Indah, tenang, tapi juga mengingatkan kita akan potensi bahayanya,” ujar narator dalam video Legenda Nusantara.

Ia juga menyebut bahwa video ini dibuat bukan hanya untuk keindahan, tapi juga untuk mengedukasi tentang pentingnya menjaga ekosistem gunung dan tetap waspada terhadap potensi letusan di masa depan.

Beberapa sekolah dan komunitas pecinta alam juga menggunakan konten visual Gunung Kelud dari udara sebagai bahan edukasi.

Mereka menjelaskan bagaimana struktur kaldera terbentuk, dampak letusan terhadap vegetasi, serta proses pemulihan lingkungan pasca bencana. Hal ini menunjukkan bahwa Gunung Kelud bukan sekadar objek wisata biasa, tapi juga ruang belajar terbuka bagi banyak kalangan.

Dinas Pariwisata Blitar bahkan menyebut bahwa tahun ini terjadi peningkatan kunjungan hingga 25% dibanding tahun sebelumnya. “Kami melihat tren wisata berbasis konten visual meningkat drastis. Banyak wisatawan datang karena melihat keindahan Kelud di video,” ujar seorang staf promosi.

Ke depan, Gunung Kelud diharapkan bisa menjadi ikon pariwisata Blitar yang mengedepankan konsep eco-tourism berbasis edukasi dan konservasi.

Pemerintah daerah berencana menambah fasilitas wisata seperti gardu pandang, jalur sepeda, dan titik-titik foto drone-friendly agar pengalaman pengunjung makin lengkap.

Namun tetap, pengelolaan harus memperhatikan kelestarian alam dan keselamatan pengunjung. Status Gunung Kelud sebagai gunung api aktif tidak boleh diabaikan. Pengunjung disarankan untuk tetap mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan tidak nekat mendekati kawah saat terjadi peningkatan aktivitas.

Gunung Kelud bukan hanya tentang letusan dan bencana, tetapi juga tentang keindahan alam yang muncul dari reruntuhan. Melalui sudut pandang udara, kita bisa melihat bagaimana alam memiliki cara unik untuk menyembuhkan dan menawarkan harapan baru.

Video dari Legenda Nusantara telah membuktikan bahwa visual mampu membuka mata, menggugah hati, dan membangkitkan ketertarikan publik terhadap kekayaan alam negeri ini.

Jadi, jika kamu ingin melihat sisi lain Gunung Kelud yang jarang terlihat—coba tengok dari langit. Siapa tahu, keindahan itu akan membuatmu terpikat dan ingin segera berkunjung ke Blitar.

Editor : Anggi Septian A.P.
#sejarah blitar #gunung kelud