Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ini Dia Sosok Perempuan Warga Blitar Sukses Sabet Runner-up Putri Muslimah Jatim 2025

Fajar Rahmad Ali Wardana • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 17:05 WIB
BERBAKAT: Aisyafa Eka Ramdhana sukses menyabet Runner-up Putri Muslimah Jatim 2025.
BERBAKAT: Aisyafa Eka Ramdhana sukses menyabet Runner-up Putri Muslimah Jatim 2025.

 

 

BLITAR - Langkah Aisyafa Eka Ramdhana menuju panggung final Putri Muslimah Nusantara Jawa Timur 2025 tak hanya membawa kebanggaan bagi dirinya sendiri.

Mahasiswi Ilmu Komunikasi Unisba ini juga mengusung misi sosial dan budaya yang tak main-main.

Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Aisyafa berhasil menyabet gelar runner-up 1 dalam ajang bergengsi tingkat regional tersebut.

“Saya ikut ajang ini tentu karena niat diri sendiri, untuk menambah pengalaman dan mencoba hal baru. Selain itu, saya melihat platform ini sebagai wadah yang luar biasa untuk menginspirasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya muslimah,” ujar Syafa, sapaan akrabnya.

Dia ingin menunjukkan bahwa kecantikan sejati bukan hanya dari penampilan, melainkan juga dari akhlak, kecerdasan, dan kontribusi kepada masyarakat. Hebatnya ini menjadi pengalaman pertamanya ikut ajang pageant.

Namun, dia bisa membuktikan kualitasnya dengan bisa meraih juara 3 dalam ajang ini.

Ajang pemilihan ini diikuti 33 peserta dari seluruh penjuru Jawa Timur. Seleksi dilakukan dua tahap. Pertama melalui voting daring, lalu tes tertulis. Beruntung waktu itu Syafa lolos melalui vote sehingga langsung masuk ke final tanpa tes tulis.

Grand final digelar di Surabaya. Di sana, para finalis diuji lewat sesi wawancara, perkenalan diri, hingga pemaparan program advokasi. Syafa menjadi salah satu dari 13 semifinalis yang akhirnya melaju ke lima besar dan menyabet posisi runner-up 1.

Tak sekadar gelar, Syafa membawa misi besar di ajang ini. Dia memperkenalkan melalui gerakan Muslimah Nusantara Bergerak.

Ada tiga fokus dalam advokasinya yang dia sebut sebagai 3 M, yakni Mengedukasi, Mengembangkan, dan Menginspirasi.

“Pertama, saya ingin mengedukasi generasi muda, terutama yang terlalu fokus di media sosial, lewat konten-konten edukatif. Lalu yang kedua, saya ingin berkontribusi dalam pengembangan diri generasi muda. Terakhir, saya ingin menginspirasi masyarakat dengan kegiatan-kegiatan positif dan penuh nilai kebaikan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Syafa ke depannya ingin aktif mempromosikan budaya dan pariwisata lokal Jawa Timur.

Meski masih tertunda karena kesibukan KKN,  Syafa bertekad melanjutkan program advokasinya.

Saat ini, progam Syafa yang sudah jalan membuat konten edukatif dan menginpirasi masyarakat dengan nilai kebaikan.

Ke depan, Syafa bersiap mewakili Jawa Timur ke tingkat nasional di ajang Putri Muslimah Nusantara Indonesia yang akan digelar di Samarinda, Kalimantan Timur, akhir tahun ini.

"Insya Allah November. Saya akan tetap membawa misi dan advokasi yang sudah saya jalankan. Karena saya percaya, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,”pungkasnya. (jar/c1/ady)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#blitar #Putri Muslimah #runner up #sabet #Aisyafa Eka Ramdhana #perempuan #surabaya #nusantara #jatim