Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Komisi I DPRD Kota Blitar Wanti-Wanti Ketersediaan Obat-obatan di RSUD Mardi Waluyo demi Peningkatan Layanan

M. Subchan Abdullah • Senin, 18 Agustus 2025 | 23:30 WIB
SIAP SIAGA: Komisi I DPRD terus mendukung perbaikan layanan RSUD Mardi Waluyo.
SIAP SIAGA: Komisi I DPRD terus mendukung perbaikan layanan RSUD Mardi Waluyo.

BLITAR – Komisi I DPRD Kota Blitar terus menyoroti optimalisasi pelayanan di RSUD Mardi Waluyo, terutama di tengah proses pembenahan manajemen dan infrastruktur rumah sakit pelat merah tersebut.

Salah satu catatan penting yang kembali ditegaskan adalah soal ketersediaan obat yang dinilai krusial dalam menunjang layanan kesehatan bagi masyarakat.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Yasa Kurniawanto mengatakan, jangan sampai ketersediaan obat di RSUD Mardi Waluyo terganggu karena akan berdampak langsung pada pelayanan pasien, baik rawat jalan maupun rawat inap.

“RSUD harus mengantisipasi hal ini. Minimal kebutuhan obat-obatan harus aman untuk tiga bulan ke depan,” tegasnya, kemarin (17/8).

Menurut Yasa, komisi I sudah merekomendasikan kepada Pemkot Blitar untuk membantu pemenuhan kebutuhan obat tersebut.

Mengingat anggaran rumah sakit terbatas, pemkot bisa menyisihkan sebagian dana melalui perubahan anggaran keuangan (PAK) yang telah disepakati bersama DPRD.

“Ketersediaan obat merupakan hal yang sangat vital, jadi harus benar-benar dijamin,” ujar politikus Partai Golkar ini.

Dengan stok obat yang aman dan cukup, kata dia, pelayanan kesehatan di RSUD Mardi Waluyo dapat berjalan optimal. Hal ini juga penting untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan rumah sakit daerah.

“Pelayanan yang cepat dan tanggap hanya bisa tercapai jika sarana pendukungnya, termasuk obat-obatan, tersedia dengan baik,” tuturnya.

Komisi I mendukung penuh langkah pemkot dalam melakukan perbaikan tata kelola RSUD Mardi Waluyo dari berbagai aspek. Mulai dari pembenahan sarana dan prasarana hingga peningkatan kualitas layanan publik.

“Meski dilakukan secara bertahap, perbaikan ini harus tetap mengedepankan kebutuhan masyarakat,” kata Yasa.

Komisi I akan terus mengawal dan memberikan masukan kepada pemkot maupun RSUD Mardi Waluyo agar program perbaikan berjalan sesuai tujuan.

Pihaknya menegaskan bahwa kesehatan masyarakat merupakan kepentingan utama yang tidak boleh ditawar.

“Prinsipnya, kami di DPRD siap mendukung setiap langkah yang membawa kemajuan bagi pelayanan kesehatan di Kota Blitar,” pungkasnya.(sub/c1)

 

 

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#pelayanan #komisi #dprd kota blitar #layanan kesehatan #RSUD Mardi Waluyo #masyarakat #Ketersediaan #pasien #Obat obatan #Pemkot Blitar