BLITAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar komitmen untuk membenahi pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo. Fokus pembenahan itu dilakukan melalui alokasi anggaran pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin mengatakan, pada PAK kali ini pemkot telah menyiapkan dana khusus untuk mendukung peningkatan pelayanan RSUD. Anggaran yang digelontorkan sekitar Rp 1 miliar. Digunakan untuk pembenahan infrastruktur, sarana-prasarana, hingga penguatan pelayanan berbasis elektronik.
“Perbaikan tata kelola dan pelayanan RSUD Mardi Waluyo ini tidak bisa instan ya, harus dilakukan bertahap. Namun, kami berkomitmen terus mendukung agar pelayanan semakin membaik,” ujarnya.
Sejak diterapkannya sistem manajemen baru, klaim dia, kunjungan pasien di RSUD mengalami peningkatan. Hal itu menurutnya menjadi tanda positif bahwa perbaikan tata kelola mulai berdampak pada kepercayaan publik.
“Kami terus memberikan dukungan penuh kepada direktur, staf, dan seluruh jajaran agar kompak melakukan pembenahan. Harapannya perubahan ini membawa aura positif bagi masyarkat,” ujarnya.
Selain perbaikan infrastruktur dan pelayanan, pemkot juga melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala pada berbagai aspek, termasuk sumber daya manusia (SDM). Salah satu langkah yang direncanakan adalah melakukan efisiensi tenaga kerja.
Menurut wali kota yang akrab disapa Mas Ibin, efisiensi SDM penting untuk menciptakan manajemen RSUD yang sehat. “Bagaimanapun juga BLUD yang sehat dihasilkan dari tata kelola keuangan dan manajemen yang sehat pula. Jadi efisiensi ini harus dilakukan secara terukur,” jelasnya.
Meski anggaran yang disiapkan pada PAK kali ini tidak terlalu besar, Mas Ibin menegaskan langkah tersebut sebagai bentuk keseriusan pemkot dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Bumi Bung Karno.
”Kami akan terus memastikan RSUD Mardi Waluyo menjadi rumah sakit yang memberikan layanan prima bagi masyarakat. Harapanya RSUD selalu jadi jujukan masyarakat, ketika sakit, ingat Mardi Waluyo,” tandasnya. (sub/ady) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah