BLITAR - DPRD Kota Blitar turut menyoroti kehadiran puluhan Koperasi Merah Putih (KMP) di Kota Blitar. Selain sebagai penggerak ekonomi masyarakat, juga bakal memberikan banyak manfaat kepada pelaku usaha secara merata.
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Blitar, Nuhan Eko Wahyudi, menegaskan bahwa kehadiran KMP harus lebih dari sekadar seremoni peresmian. Koperasi ini juga harus benar-benar mewujudkan semangat gotong royong sebagai inti aktivitasnya.
“Semoga KMP yang telah diresmikan itu tidak sebatas seremonial. Ke depan, semangat gotong royong koperasi benar-benar diterapkan,” ujarnya, Senin (18/8/2025).
Menurut Nuhan, koperasi harus menjadi alat pemerataan ekonomi serta membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses modal. Sementara mereka yang mampu juga bisa ikut berkontribusi untuk kesejahteraan bersama.
“Masyarakat yang tidak mampu diberikan modal oleh koperasi, demikian juga yang mampu bisa memberikan sumbangsih untuk kesetaraan masyarakat,” tuturnya.
Dengan pendekatan ini, koperasi dapat menjadi jembatan antara kelompok masyarakat dan kemampuan ekonomi berbeda sehingga mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang saling mendukung.
“Pada intinya fondasi koperasi harus diperkuat dulu sehingga program pemerintah akan benar-benar efektif,” katanya.
Untuk mendukung kolaborasi dengan pemerintah, Nuhan menegaskan pentingnya membangun fondasi kelembagaan yang solid. Tanpa tata kelola yang baik, kerja sama dengan program pemerintah tidak akan bisa optimal.
"KMP jika dikelola dengan baik, mulai dari pengurusnya, anggotanya, dapat menjadi mitra strategis dalam menggerakkan ekonomi Kota Blitar," harapnya.
Dengan semangat gotong royong dan pengelolaan yang profesional, Nuhan optimistis koperasi ini dapat memberikan dampak nyata.
Dia berharap koperasi ini menjadi model koperasi yang mendukung perekonomian daerah yang berkelanjutan dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Harapanya, KMP ini dapat bersinergi dengan program pemerintah kota," tandasnya. (mg2/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah