BLITAR – Sejumlah proyek pembangunan jalan di Kabupaten Blitar belum bisa dimulai lantaran masih menunggu penetapan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P).
Meski begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menegaskan, pembangunan jalan akan segera dilaksanakan, terutama berbahan hotmix yang tidak terlalu memakan banyak waktu. Molornya pelaksanaan proyek disebabkan adanya hasil evaluasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait proses pengadaan barang dan jasa.
Pembangunan jalan di Bumi Penataran hingga saat ini tidak kunjung terealisasikan. Padahal, 2025 sudah memasuki Agustus, yang dikhawatirkan terancam melebihi batas waktu karena pengerjaannya sangat dekat batas waktu yang ditentukan. Apalagi, hal ini menjadi yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blitar, Khusna Lindarti mengatakan, keterlambatan pelaksanaan proyek disebabkan adanya hasil evaluasi dari KPK terkait proses pengadaan barang dan jasa. Tidak hanya itu, tetapi juga terkendala penyesuaian prioritas pembangunan.
“Intinya untuk proyek jalan ini kami menunggu perubahan anggaran keuangan (PAK). Jalan yang dipilih adalah yang pengerjaannya tidak membutuhkan waktu lama, bukan cor, tapi hotmix. Mudah-mudahan semua lancar, karena ini yang dibutuhkan masyarakat saat ini,” ujarnya.
Khusna melanjutkan, meskipun waktu pelaksanaan cukup mepet, pemkab optimistis pembangunan tidak akan batal. Dia optimistis dan yakin bahwa proyek jalan bisa terlaksana dan selesai tepat waktu pada tahun ini. Namun tidak semua proyek jalan terhenti.
Pengerjaan yang sudah direncanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar dari awal dan tidak terdampak evaluasi tentu sudah berjalan.
Maka dari itu, Pemkab Blitar mengebut untuk menyelesaikan proses PAK yang sedang dirembuk dengan DPRD. “Untuk proyek jalan, dinas PUPR yang tahu. Saya tidak tahu proyek mana saja yang sudah dianggarkan sejak awal,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Iwan Dwi Winarto, menuturkan bahwa saat ini masih dalam tahap persiapan sebelum pelaksanaan proyek fisik dimulai. Tentu dalam waktu dekat ini, Pemkab Blitar sudah bisa memulai pembangunan jalan.
“Dalam waktu dekat segera kami luncurkan proyek pembangunan jalan. Jenis pekerjaan dipilih yang masa pelaksanaannya lebih singkat, seperti hotmix, sehingga bisa dikejar sesuai waktu yang tersedia,” kata Iwan.
Iwan menyebut keterlambatan tahun ini terjadi karena adanya penyesuaian regulasi. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan penyesuaian, apalagi adanya evaluasi KPK juga perlu ditata ulang lagi perencanaannya.
Meski begitu, sejumlah pekerjaan jalan melalui program unit reaksi cepat (URC) sudah berjalan lebih dulu karena tidak memerlukan evaluasi tambahan. Beberapa proyek tersebut sudah terealisasi sejak Maret lalu.
“Meski dekat akhir tahun, kami usahakan pengerjaan jalan tahun ini bisa selesai tepat waktu. Mohon doa dan dukungannya agar proyek fisik bisa berjalan pada bulan ini,” pungkasnya. (jar/c1/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah