BLITAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Blita melalui dinas perhubungan (dishub) menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) menjelang BEN Carnival 2025.
Sesuai rencana, pemkot akan menyekat sejumlah titik ruas jalan yang menuju Jalan Merdeka, rute peserta karnaval.
Rekayasa lalin diberlakukan mulai gladi bersih pada Jumat (22/8/2025) dan acara puncak pada Sabtu (23/8/2025) mendatang.
”Masyarakat diimbau untuk memperhatikan informasi rekayasa lalin saat gladi bersih dan acara BEN Carnival tersebut. Kami juga sudah sebar informasi ini ke medsos (media sosial) dan bisa dicek,” terang Kepala Diskominfotik Kota Blitar, Mujianto, Kamis (21/8/2025).
Dia menjelaskan, penutupan dan pengalihan arus lalu lintas tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran acara serta memberikan kenyamanan bagi peserta maupun masyarakat yang menonton.
“Rekayasa lalu lintas ini sudah kami siapkan sejak gladi bersih. Perhatikan jalur alternatif agar tidak terjebak kepadatan, karena beberapa ruas jalan utama akan ditutup dan dialihkan,” jelasnya.
Adapun untuk rekayasa lalin pada gladi bersih, beberapa ruas jalan ditutup. Terutama di kawasan Alun-Alun Kota Blitar.
Penyekatan itu meliputi ruas Jalan Merdeka (sebagian), Jalan Kenanga. Gladi bersih BEN Carnival dipusatkan depan alun-alun atau kantor Wali Kota Blitar.
Sementara untuk rekayasa lalu lintas saat puncak BEN Carnival pada Sabtu (23/8/2025), pemkot akan menutup sejumlah ruas jalan mulai pukul 06.00 hingga selesai.
Ruas jalan yang akan ditutup total yakni Jalan Merdeka, Jalan Mastrip, Jalan Semeru, Jalan Kenanga, Jalan Seruni, dan Jalan Veteran (sebagian).
Selain itu, sejumlah kantong parkir bagi masyarakat maupun tamu juga disiapkan. Khusus parkir VIP disiapkan di halaman kantor wali kota dan ruas Jalan Kenanga.
Parkir umum masyarakat tersebar di sejumlah titik ruas jalan di sekeliling rute karnaval di Jalan Merdeka.
Sementara itu, tarif parkir menggunakan tarif reguler. Sepeda motor Rp 2 ribu dan untuk mobil Rp 3 ribu.
Nantinya, pembukaan dan penutupan jalur akan bersifat situasional sesuai kondisi lapangan.
“Kami berharap masyarakat bisa mendukung kelancaran acara dengan mengikuti arahan rekayasa lalu lintas yang sudah disiapkan. Alternatif jalan sudah jelas diarahkan agar aktivitas warga tetap berjalan normal,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, BEN Carnival keempat ini mengusung tema “The Magnificent of Indonesia, Untuk Kota Blitar Baru, Kota Blitar Maju, Menuju Kota Masa Depan”.
Perhelatan akbar ini menghadirkan lebih dari 40 pertunjukan seni budaya, adat, musik, gerak tari, serta busana tradisional dari berbagai suku daerah di Indonesia.
BEN Carnival tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga merupakan implementasi Trisakti Bung Karno, khususnya pada poin “Berkepribadian dalam Kebudayaan” serta mendukung amanat UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan Indonesia. Pemkot mengajak seluruh masyarakat dan wisatawan untuk hadir dan menyaksikan langsung agenda tahunan ini. (sub/c1/ady) (*)
Baca Juga: Era Emas Media Sosial: Semua Orang Bisa Jadi Kreator dan Raup Cuan Ratusan Juta Tanpa Modal