Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jalur Lingkar Gunung Kelud jadi Akses Penting Masyarakat Blitar tapi Kondisinya Rusak

Yanu Aribowo • Senin, 25 Agustus 2025 | 18:15 WIB

Jalur Lingkar Gunung Kelud jadi Akses Penting Masyarakat Blitar tapi Kondisinya Rusak
Jalur Lingkar Gunung Kelud jadi Akses Penting Masyarakat Blitar tapi Kondisinya Rusak

BLITAR – Keberadaan jalur lingkar Gunung Kelud yang menghubungkan wilayah desa-desa di Kecamatan Gandusari, Garum, hingga Nglegok, sangat penting bagi masyarakat.

Pasalnya, keberadaan jalur ini mampu memperpendek jarak tempuh jika dibandingkan harus melintasi jalur utama.

Namun, akses penting ini belum didukung infrastruktur yang memadai dan sebagian masih rusak parah. Salah satu kerusakan terjadi di wilayah Dusun Sukoreno, Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari.

Tak hanya masyarakat yang mengangkut hasil pertanian dan peternakan yang memanfaatkan jalur ini.

Para pelajar juga banyak yang memanfaatkan jalur ini untuk berangkat dan pulang sekolah, maupun para pekerja peternakan.

Misalnya, MTsN 4 Blitar yang lokasinya berdekatan dengan jalur ini. Selain lebih dekat, akses ini juga tidak terlalu ramai kendaraan, sehingga orang tua yang antar jemput sekolah merasa lebih nyaman melintasi jalur ini.

“Karena jalannya rusak, berangkat kerja biasanya lebih pagi. Seandainya aspalnya bagus, pasti lebih ramai lagi yang lewat,” ujar Suwarti, warga setempat.

Tak hanya akses jalan yang rusak parah, jalur ini juga membutuhkan fasilitas penerangan jalan umum (PJU) yang memadai, sehingga bisa mendukung akses perjalanan masyarakat pada malam hari.

Di wilayah Kabupaten Blitar bagian utara, dari Desa Sukosewu ke barat jalur lingkar Gunung Kelud ini melintasi beberapa desa.

Misalnya, Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari, lalu Desa Slorok, Desa Sidodadi, dan Karangrejo, Kecamatan Garum. Di bagian barat terdapat Desa Modangan dan Penataran, Kecamatan Nglegok.

Seperti diketahui, melintasi jalur ini jarak perjalanan menjadi lebih dekat, namun belum semua pengguna jalan memanfaatkannya.

Alasan utamanya adalah kerusakan parah yang membuat perjalanan tidak bisa maksimal.

Apalagi mereka yang tidak cukup lihai melintasi permukaan jalan yang rusak, berpotensi terperosok ketika tidak bisa menjaga keseimbangan.

Harapannya pihak terkait segera turun tangan untuk memperbaiki permukaan jalan maupun memasang PJU. (ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Jalur #akses #rusak #Lingkar #gunung kelud