BLITAR – Proses pengisian kursi sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Blitar akan segera tuntas. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar memastikan saat ini persiapan administratif sudah berjalan, termasuk surat keputusan (SK) tim panitia seleksi (pansel). Sebab, nasib penjabat (Pj) sekda akan ditentukan dalam sebulan ke depan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blitar, Budi Hartawan mengatakan, pembentukan tim pansel menjadi tahap awal sebelum lelang jabatan sekda dibuka. Menurutnya, seleksi jabatan tinggi pratama itu akan dilakukan setelah rotasi-mutasi pejabat eselon II rampung.
Bahkan hingga saat ini semua izin dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah turun. “SK tim pansel sedang kami siapkan. Setelah rotasi-mutasi pejabat eselon II, III, IV ini selesai akan segera dibuka pengisian kursi sekda. Bahkan nantinya juga dibarengkan dengan seleksi terbuka (selter) beberapa posisi eselon II,” ujarnya saat ditemui Selasa (26/8/2025).
Budi melanjutkan, pengisian kursi sekda nantinya bisa melalui mekanisme uji kompetensi maupun selter. Hal ini berbeda dengan periode sebelumnya yang hanya dilakukan lewat selter. BKPSDM sudah melakukan koordinasi dengan BKN terkait dua mekanisme tersebut.
Namun, pihaknya tidak bisa memastikan Pemkab Blitar akan memakai mekanisme yang mana dari dua opsi pengisian sekda tersebut. Pihaknya hanya menyebut sudah mempersiapkan dua metode tersebut untuk proses seleksi pimpinan ASN di Pemkab Blitar ini.
“Untuk sekda, semua izin dari pemerintah pusat sudah keluar. Jadi tinggal menunggu proses mutasi selesai, setelah itu lelang jabatan bisa dimulai, dan tentu menunggu arahan dari Bupati Blitar untuk lebih lanjutnya,” terangnya.
Saat ini, posisi sekda masih dijabat oleh Khusna Lindarti sebagai Pj sekda. Masa kerjanya 3 bulan, yang nantinya bisa diganti atau mungkin diperpanjang, sesuai dari arahan Bupati Blitar dan Wakil Bupati Blitar. Maka dari itu, patut ditunggu sosok yang akan mengisi kursi sekda definif ini.
Selain posisi sekda, Budi menegaskan sejumlah jabatan kosong di eselon II juga akan segera dilelang. Proses ini diharapkan dapat memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya dalam mempercepat serapan anggaran dan pembangunan di Kabupaten Blitar. “Kami posisi eselon II atau kepala dinas ada yang kosong. Nanti dilakukan selter yang waktunya bersamaan dengan pengisian sekda,” pungkasnya. (jar/c1/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah