Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Tiga Investor Asing Siap Investasi Bangun Kilang Minyak di Blitar Selatan, Ini Progresnya

Fajar Rahmad Ali Wardana • Kamis, 28 Agustus 2025 | 16:58 WIB

Tiga Investor Asing Siap Investasi Bangun Kilang Minyak di Blitar Selatan, Ini Progresnya
Tiga Investor Asing Siap Investasi Bangun Kilang Minyak di Blitar Selatan, Ini Progresnya

BLITAR - Rencana pembangunan kawasan industri berat berupa kilang minyak dan petrokimia di wilayah Blitar selatan semakin dekat realisasi.

Itu setelah penggagas proyek strategis nasional (PSN) memastikan komunikasi intens dengan investor dari tiga negara, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan India.

Tak hanya itu, penggagas proyek yaitu PT Blitar Putra Enegi (BPE) juga gerak cepat mendirikan sebuah perusahaan, yakni PT Wong Blitar Raya, yang nanti akan mengelola berbagai urusan terkait lokal Blitar mulai dari tenaga kerja dan lain-lain.

“Perlu diingat bahwa nilai investasi pada proyek ini nanti sangat besar, mencapai Rp 200 triliun, sehingga membutuhkan hingga 20 ribu tenaga kerja untuk proses pembangunan pabrik dan lain-lain,” ungkap penggagas sekaligus Direktur PT BPE, M Toha, kepada Koran ini kemarin.

Menurut dia, mimpi dan keinginan untuk mengubah wajah Blitar selatan menjadi kawasan industri ini sudah cukup lama.

Namun, seiring proses berjalannya waktu, perencanaan proyek besar ini harus benar-benar matang.

Khususnya terkait lokasi, perizinan, dan tentu investor yang nanti menanamkan modalnya.

“Karena nanti kilang minyak dan pertokimia ini adalah perusahaan modal asing (PMA), nanti wilayah Blitar selatan menjadi tempat pengolahan minyak, dan kemudian produk turunannya berupa petrokimia,” ungkapnya.

Lalu pada tahun ini, jelas Toha, selain investor yang awalnya ada belasan perusahaan asing, kini mengerucut menjadi tiga perusahaan asing dari tiga negara dan komunikasi intensif terus dilakukan.

Bahkan, tiga perusahaan ini yang melihat bahwa proposal yang dibuat PT BPE sangat ideal, dan mereka melihat ada prospek besar.

“Tiga perusahaan calon investor ini yang melihat proposal kami secara realistis. Makanya kami berani membuka kabar ini kepada publik. Begitu juga dengan urusan lokasi yang akan digunakan, yakni di Desa Sumbersih seluas kurang lebih 1.500 hektare, juga sudah siap,” terangnya.

Terkait perizinan, ujar Toha, tentu karena ini adalah satu-satunya kilang minyak dan petrokimia swasta dengan produksi yang cukup besar, maka butuh perizinan yang skalanya juga besar.

Sambil menunggu investor, dia terus berkomunikasi dengan pihak kementerian terkait, sedangkan untuk pemerintah daerah juga telah dilakukan komunikasi secara lisan langsung kepada kepala daerah.

“Untuk sementara sifatnya masih pemberitahuan, apalagi ini juga termasuk PSN sehingga nanti tetap ada kula nuwun kepada Presidan Prabowo. Termasuk kepada pemerintah daerah juga masih terus melakukan komunikasi,” akunya.

Tak hanya lokasi pembangunan pabrik, tapi nanti juga akan memanfaatkan laut sebagai jalur transportasi utama.

Makanya, Blitar selatan sangat ideal dengan kedalaman laut mumpuni, serta wilayah laut strategis yang selama ini menjadi jalur lalu lintas kapal-kapal tanker milik sekitar 29 negara.

“Jadi, kami sudah menganalisis, khususnya untuk jalur masuk dan keluarnya produk kilang minyak dan petrokimia ini yang menggunakan hampir 90 persen jalaur laut. Dan kebetulan Samudra Indonesia adalah jalur lalu-lalang kapal-kapal tanker besar, itulah salah satu keuntungan wilayah Blitar selatan,” bebernya.

Dia berharap realisasi proyek ini segera terlaksana. Karena bukan hanya mengubah wajah Blitar selatan dari masyarakat agraris menjadi kawasan industri, melainkan juga mengangkat derajat Blitar secara umum.

Karena bukan hanya jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan sangat banyak, melainkan juga akan membuat peta industri berat nasional akan melihat Blitar.

“Kami berharap bisa ada kepastian secepatnya. Sehingga harapan dan keinginan kita warga Blitar untuk kesejahteraan semua bisa terjadi,” harapnya. (jar/c1/ady) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Bangun #investasi #investor #asing #blitar selatan #kilang minyak