Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jalan Rusak, Warga Desa Jambewanig Protes dengan Tanam Pisang, Ini Respon Pemkab Blitar

Fajar Rahmad Ali Wardana • Jumat, 29 Agustus 2025 | 00:10 WIB
AKAN LANCAR: Dinas PUPR mulai mengirimkan alat berat dan material untuk perbaikan jalan di Desa Jambewangi, Kecamatan Selopuro, dalam minggu ini.
AKAN LANCAR: Dinas PUPR mulai mengirimkan alat berat dan material untuk perbaikan jalan di Desa Jambewangi, Kecamatan Selopuro, dalam minggu ini.

 

BLITAR – Jalan rusak di Desa Jambewangi, Kecamatan Selopuro, akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar.

Hal itu menyusul aksi protes kreatif warga setempat yang menanami jalan berlubang dengan pohon pisang pada 3 hari yang lalu.

Aksi tersebut viral di media sosial, memperlihatkan betapa masyarakat merasa jengkel karena kerusakan jalan tidak segera ditangani.

Dalam sejumlah video yang beredar, terlihat warga menanam batang pisang di lubang jalan sembari melontarkan keluhan.

Protes itu menjadi sorotan luas, tidak hanya masyarakat sekitar, tetapi juga publik di luar daerah.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar langsung turun tangan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli Kurniawan menegaskan, pihaknya bergerak cepat dengan menurunkan tim unit reaksi cepat (URC) ke lokasi.

“Setelah adanya aksi warga, kami bertemu dengan perangkat desa dan warga. Lalu sepakat untuk ditangani lewat URC lebih dulu. Petugas kami segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).

Hamdan melanjutkan, dari hasil asesmen, kerusakan jalan di Desa Jambewangi mencapai sekitar 1,2 kilometer.

Perbaikan sementara dilakukan dengan metode existing lapen, yakni penambalan jalan menggunakan batu dan aspal.

Penanganan URC ini dilakukan agar akses warga kembali lancar, sembari menunggu proyek peningkatan jalan dengan hotmix yang sudah masuk dalam alokasi anggaran 2025.

Namun, hingga saat ini masih belum terlaksana karena masih dalam tahap persiapan.

“Maka dari itu, Dinas PUPR menurunkan tim URC untuk perbaikan sementara,” jelasnya.

Proses perbaikan, kata Hamdan, dimulai sejak kemarin dengan menurunkan alat berat dan material ke lokasi. Jika tidak ada kendala teknis maupun cuaca, pekerjaan lapen bisa segera rampung dalam minggu ini.

“Kami targetkan secepat mungkin, sehingga masyarakat tidak menunggu terlalu lama. Karena jalan itu rusak sejak awal tahun, namun sebelumnya tidak rusak seperti sekarang,” imbuhnya.

Sebelumnya, warga Desa Jambewangi melakukan aksi tanam pohon pisang di tengah jalan kabupaten ini, pada Senin (25/8). Jalan yang rusak sudah lama dibiarkan tanpa perbaikan, hingga aktivitas sehari-hari warga terganggu.

Aksi itu spontan menarik perhatian publik dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. (jar/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#desa #dinas pupr #selopuro #Kabupaten Blitar #URC #Perbaikan #Pemkab Blitar #Unit Reaksi Cepat #jalan rusak