BLITAR – Identitias pengemudi mobil sport mewah BMW M4 Coupe Competition warna mencolok sao paulo yellow yang mengalami kecelakaan pada Jumat (29/8/2025) malam diketahui berinisial BH, yang tidak lain Beky Herdihansah.
Polisi menduga sang sopir kurang konsentrasi ketika berbelok di simpang empat Kanigoro.
Mobil berharga miliaran rupiah itu menabrak pembatas jalan hingga tersangkut di atas median jalan.
Kendaraan itu akhirnya bisa dievakuasi 1 jam kemudian dengan diderek. Setelah dilakukan penyelidikan polisi, pelat nomornya dapat diidentifikasi sebelum akhirnya dilepas.
Kasatlantas Polres Blitar, AKP Rio Angga Prasetyo mengatakan, kecelakaan terjadi lantaran pengemudi kurang perhitungan saat berbelok.
Mobil yang melaju dari arah utara ke selatan itu terlalu mengambil jalur kanan sehingga roda belakang mengenai median jalan.
“Kendaraan sedan BMW berjalan dari arah utara ke selatan. Dia berniat berbelok ke arah barah. Saat berbelok ke kanan terlalu melebar, roda belakang membentur median jalan. Akibatnya, mobil oleng dan tersangkut di median jalan,” terangnya saat dikonfirmasi, Sabtu (30/8/2025).
Rio melanjutkan, faktor penyebab utama kecelakaan adalah kurangnya perhitungan pengemudi terhadap dimensi kendaraan.
Badan mobil terlalu panjang dan hal itu yang membuat pengemudi tidak bisa mengendalikan hingga akhirnya naik ke median jalan.
Saat dikonfirmasi, Rio hanya menjawab singkat bahwa identitas pengemudi diketahui berinisial BH.
Keterangan itu tanpa memberikan asal pengemudi sehingga membuat publik bertanya-tanya sosok yang mengendarainya.
Informasi yang beredar, mobil tersebut sempat menjadi sorotan karena tidak memasang pelat nomor saat kecelakaan terjadi.
Namun, dari rekaman kamera warga yang melintas, pelat belakang terekam jelas dengan nomor polisi B 1407.
Mobil tersebut disebut-sebut mirip dengan kendaraan yang digunakan Wakil Bupati Blitar dalam rapat paripurna di DPRD Kabupaten Blitar sebelum kejadian.
“Pascakejadian, kondisi mobil tampak rusak di bagian roda depan yang pecah akibat benturan. Kendaraan dievakuasi beberapa jam setelah insiden untuk mengurai kemacetan di sekitar simpang empat Kanigoro,” pungkasnya. (jar/c1/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah