BLITAR - Melalui ekstrakurikuler (ekskul) karawitan, para anggotanya diajak untuk mendalami kearifan lokal, khususnya seni menabuh gamelan serta melantunkan tembang Jawa.
Saat ini, ada sekitar 30 siswa yang aktif mengikuti latihan setiap pekan, pada Selasa dan Jumat.
Ekskul karawitan dengan nama Karawitan Smanega Laras ini rutin didampingi pelatih karawitan, Yudi Widodo SSn.
Setiap pekan, para anggota ekskul ini mendapatkan berbagai materi latihan, mulai gangsaran, srepeg, lancaran, ladrang, sekaran, lagon dolanan, dan lainnya.
Melalui ekskul yang didirikan sejak 2022 ini, para anggota diajak merasakan pengalaman yang menarik.
Misalnya, mereka diajak mengasah kemampuan dalam seni menabuh gamelan serta menyelaraskan olah rasa.
“Sebab, menabuh gamelan harus menggunakan perasaan,” jelas Waka Kesiswaaan SMA Negeri 1 Garum, Yuli Purnomo.
Meski tergolong ekskul baru, di sekolah yang dipimpin Kepala SMA Negeri 1 Garum, Tosari SPd MPd, ekskul ini mendapatkan respons positif dari para siswa.
Terbukti, mereka sangat antusias saat mengikuti kegiatan ekskul karawitan.
Sebab, mereka tidak hanya diajak untuk mendalami seni menabuh gamelan serta menyelaraskan olah rasa.
Namun, para anggota ekskul ini juga diajak untuk lebih mengerti makna di balik gamelan.
Setiap pekan, seperangkat gamelan telah disiapkan untuk dieksplorasi oleh anggota Karawitan Smanega Laras.
Tahapan materi yang diberikan dijalankan sehingga menambah kemampuan untuk menabuh gamelan dan menyelaraskan olah rasa memainkan gamelan.
Saat ini, selain ekskul karawitan, sekolah yang berada di Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, ini memiliki banyak ekskul untuk mewadahi bakat dan minat siswa.
Yakni, hadrah, paskibra, paduan suara, Pramuka, voli, sepak bola, basket, PSHT, KIR, PIK-R, PMR, tari, musik, jurnalis, SJC (Jepang), korsik, dan PA. Selain itu juga ada subbid Katolik, Kristen, Hindu, dan takmir. (apr/c1/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah