Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Candi Bacem di Sutojayan Blitar Jadi Warisan Leluhur yang Dijaga hingga Kini, Begini Kondisinya

Yanu Aribowo • Selasa, 2 September 2025 | 00:03 WIB
BERNILAI SEJARAH: Kondisi Candi Bacem di Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.
BERNILAI SEJARAH: Kondisi Candi Bacem di Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.

BLITAR - Candi Bacem yang terletak di Dusun Cungkup, Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan di Kabupaten Blitar merupakan salah satu situs sejarah yang diperkirakan berasal dari masa Kerajaan Majapahit.

Meski kondisinya sudah tidak utuh, candi ini tetap menyimpan nilai penting sebagai peninggalan masa lalu sekaligus menjadi bagian dari tradisi masyarakat sekitar.

Sejarah pasti mengenai asal-usul Candi Bacem hingga kini belum diketahui secara jelas.

Selaku juru kunci, Karimun berpendapat, candi ini kemungkinan besar berhubungan dengan praktik pemujaan dalam tradisi Hindu Buddha.

“Kebanyakan orang sini percaya bahwa ini peninggalan Majapahit, jadi erat kaitannya dengan Hindu Budha,” ungkap pria 60 tahun ini.

Situs bersejarah ini berdiri di atas lahan seluas 239 meter persegi dan tersusun dari batu bata serta batu andesit.

Secara arsitektural, Candi Bacem memiliki dua bagian utama, yakni candi induk yang terletak di sisi utara dan candi perwara di bagian selatan.

Akan tetapi, kondisi bangunan saat ini hanya menyisakan reruntuhan yang berusaha untuk disusun kembali.

Menurut Karimun, Candi Bacem bukan hanya menyimpan nilai historis, tetapi juga berfungsi sebagai ruang kebudayaan.

Warga sekitar masih memanfaatkan lokasi ini untuk melaksanakan tradisi nyadran, sebuah ritual penghormatan kepada leluhur yang terus dilestarikan hingga sekarang.

“Kalau warga desa sini, khususnya warga Dusun Cungkup ini adalah tempat kami nyadran atau memberi penghormatan terhadap leluhur dari Desa Bacem,” jelasnya.

Baca Juga: Chaos Kebakaran DPRD Kediri, Demonstran Nyaris Jarah Museum

Keberadaan Candi Bacem menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya.

Walaupun fisiknya tidak lagi sempurna, nilai sejarah dan tradisi yang melekat pada candi ini tetap hidup di tengah masyarakat.

Bagi warga Desa Bacem, situs ini tidak hanya simbol sejarah, melainkan juga bagian dari identitas yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (mg4/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Candi Bacem #sutojayan #blitar #kondisi #situs sejarah #peninggalan #warisan leluhur #kerajaan majapahit