Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Meski Sapi Sudah Sembuh, Kasus PMK Terus Meningkat di Kabupaten Blitar

Yanu Aribowo • Selasa, 2 September 2025 | 17:44 WIB

Meski Sapi Sudah Sembuh, Kasus PMK Terus Meningkat di Kabupaten Blitar
Meski Sapi Sudah Sembuh, Kasus PMK Terus Meningkat di Kabupaten Blitar

BLITAR – Status hewan ternak yang mengalami kesembuhan di tengah serangan penyakit mulut dan kuku (PMK) terus meningkat.

Sejak serangan PMK terdeteksi lagi awal Agustus lalu di wilayah Kabupaten Blitar, tercatat telah menyasar empat wilayah kecamatan, yakni, Kademangan, Kanigoro, Udanawu, dan Wates.\

Sebanyak 43 kasus tercatat sejak Jumat (8/8/2025) lalu dan dari jumlah tersebut sebanyak 15 ekor sapi dinyatakan dalam kondisi sembuh dari serangan PMK.

Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar, sebanyak 15 ekor sapi yang dinyatakan sembuh berasal dari Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, sebanyak 10 ekor dan sisanya 5 ekor dari Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu.

“Sudah ada 15 sapi yang dinyatakan sembuh. Tapi petugas di lapangan tetap memantau perkembangan lanjutan pada sapi yang dinyatakan sembuh,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Disnakkan Kabupaten Blitar, drh Nanang Miftahudin.

Dari laporan pantauan petugas lapangan disnakkan per Senin (1/9/2025), sebanyak 28 ekor sapi masih dinyatakan sakit akibat serangan PMK.

Rinciannya, dari Kecamatan Kademangan di Desa Darungan ada 2 ekor dan Desa Plosorejo ada 9 ekor, dari Kecamatan Kanigoro di Desa Gaprang ada 11 ekor dan Desa Gogodeso ada 2 ekor.

Lalu dari Kecamatan Wates di Desa Ringinrejo ada 2 ekor dan Desa Sumberarum ada 2 ekor.

Pemantauan terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi kesehatan hewan ternak.

Terkait sapi yang dinyatakan sembuh dari serangan PMK, petugas tetap memantau agar perkembangan positif tersebut terus berlanjut.

Sapi-sapi tersebut tetap dipantau hingga hari ke 21 setelah dinyatakan sembuh, meski standarnya 14 hari sebagai bentuk antisipasi hingga sapi benar-benar pulih dari serangan PMK.

Pasalnya, dari beberapa pengalaman, pernah terjadi usai dinyatakan sembuh, namun memasuki hari ke-16 dan ke-17, suhu tubuh sapi kembali mengalami kenaikan drastis.

Seperti diketahui, serangan PMK pada Agustus lalu menjangkau empat wilayah kecamatan, yakni Udanawu, Kademangan, Kanigoro, dan Wates. Data per Senin (1/9/2025), total ada 43 ekor sapi yang terserang PMK.

Mayoritas sapi yang terserang PMK adalah hewan ternak baru yang tidak jelas riwayat vaksinasinya.

Pada Agustus lalu, temuan awal serangan PMK terjadi di Desa Karanggondang terdapat 5 ekor dari tiga peternak yang dilaporkan pada Jumat (8/8/2025) lalu dan Desa Plosorejo terdapat 10 ekor dari enam peternak yang dilaporkan pada Senin (11/8). (ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Kabupaten Blitar #sembuh #meningkat #Kasus PMK #sapi