BLITAR - Lonjakan penggunaan angkutan bus untuk perjalanan antarkota membuat pengawasan armada semakin diperketat.
Terminal Tipe A Patria Blitar pun menggelar pemeriksaan ramp check puluhan bus yang setiap hari beroperasi.
Kepala Terminal Tipe A Patria Blitar, Verie Sugiharto, menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan rutin ini berlangsung pada 5–7 September 2025. Kurang lebih 25 armada bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang beroperasi di terminal tersebut masuk dalam daftar pemeriksaan.
“Ramp check dilakukan untuk memastikan setiap bus dalam kondisi layak jalan. Dengan begitu, penumpang bisa merasa lebih aman dan nyaman selama perjalanan,” katanya kepada Koran ini, Sabtu (6/9/2025).
Pemeriksaan tidak hanya sebatas pada kelengkapan administrasi kendaraan.
Petugas juga meneliti kondisi fisik bus, mulai dari bodi, fungsi pengereman, sistem suspensi, hingga tingkat keausan ban.
Aspek-aspek tersebut menjadi fokus utama karena berkaitan langsung dengan keselamatan penumpang maupun awak kendaraan.
Hasilnya, seluruh bus yang diperiksa dinyatakan memenuhi syarat. Artinya, kendaraan tersebut layak digunakan untuk perjalanan jarak jauh dengan tujuan utama Jakarta, Sumatra, hingga Bali. Juga sebagai informasi kelayakan bus untuk dimanfaatkan masyarakat.
“Dari uji yang dilakukan, semua armada dinyatakan lolos. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir menggunakan jasa transportasi ini,” tegasnya.
Kegiatan ramp check, ujar dia, merupakan bagian penting dalam upaya menekan potensi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan umum.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan bus AKAP yang beroperasi di Terminal Patria.
“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Kami berharap dengan adanya ramp check rutin ini, risiko kecelakaan dapat diminimalisasi dan penumpang merasa lebih terlindungi,” pungkasnya. (mg2/c1/ady) (*)