Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kolam Ikan Bisa Atasi Banjir dan Suburkan Tanah, Breeder Blitar Punya Rahasianya!

Ichaa Melinda Putri • Selasa, 9 September 2025 | 02:30 WIB
Kolam Ikan Bisa Atasi Banjir dan Suburkan Tanah, Breeder Blitar Punya Rahasianya!
Kolam Ikan Bisa Atasi Banjir dan Suburkan Tanah, Breeder Blitar Punya Rahasianya!

BLITAR-Blitar memiliki potensi besar untuk kolam ikan. Handoko, pemilik Queen Koi Farm, memaparkan bagaimana kolam bisa berguna ganda.

“Kolam tidak hanya untuk ikan koi, tapi juga bisa menampung air hujan dan menyuburkan tanah pertanian,” ujarnya.

Ia mencontohkan daerah pegunungan Lodoyo, Blitar. Air hujan dari atas gunung bisa ditampung di kolam, mengurangi risiko banjir di bawah.

Selain itu, kolam bisa difungsikan untuk breeding ikan hias. Air melimpah sepanjang tahun memungkinkan pemijahan dilakukan kapan saja.

Handoko mendorong pemerintah daerah agar menyediakan lahan kolam. Misalnya, setiap 1 hektar lahan, seperempatnya atau seperlimanya dibuat kolam.

Kolam ini tidak harus untuk koi saja. Bisa diisi ikan konsumsi atau ikan hias lain. Fungsi utamanya: menampung air, mendukung pertanian, dan mendongkrak ekonomi lokal.

“Kolam bisa menampung air hujan, memberi pengairan untuk jagung atau tanaman lain di sampingnya, sekaligus untuk breeding ikan,” jelas Handoko.

Selain itu, kolam membantu menyuburkan tanah. Nutrisi dari ikan dan lumpur membuat tanaman di sekitar lebih subur.

Handoko menyoroti banyak kolam di Blitar yang dulunya berisi koi kini dialihfungsikan menjadi kolam melon, lombok, atau jagung karena permintaan pasar.

Dengan kolam yang dikelola sistematis, breeder tetap bisa menghasilkan ikan berkualitas sambil memanfaatkan fungsi lingkungan.

Selain ekonomi, kolam ini bisa menjadi edukasi bagi masyarakat dan penghobi. Festival kecil bisa digelar untuk memperkenalkan breeding ikan sekaligus manfaat kolam bagi lingkungan.

“Dengan pendaftaran murah, orang bisa ikut festival ikan sekaligus belajar fungsi kolam untuk pertanian,” tambahnya.

Blitar memiliki keunggulan sumber daya alam dibanding negara lain. Misalnya, Jepang bergantung pada lelehan salju untuk mengisi kolam, sehingga pemijahan terbatas satu kali setahun.

Di Blitar, air tersedia sepanjang tahun, membuat kolam bisa digunakan maksimal. Handoko pun menekankan strategi ajukari, pemeliharaan ikan di kolam lumpur, agar kualitas ikan tetap optimal.

Kolam juga mempermudah seleksi dan pemijahan induk-pejantan, terutama untuk jenis koi mahal. Dengan kolam yang memadai, ribuan ikan bisa dihasilkan dari satu breeding cycle.

Pemerintah daerah didorong untuk mendukung konsep ini. Kolam bisa menjadi solusi ekologis sekaligus meningkatkan ekonomi lokal melalui breeding ikan.

“Inovasi ini sederhana tapi efektif: kolam menampung air, suburkan tanah, dan mendukung bisnis ikan hias,” tutup Handoko.

Dengan konsep kolam multifungsi ini, Blitar berpotensi menjadi pusat breeding ikan hias unggulan sekaligus model pengelolaan lahan yang ramah lingkungan.

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#blitar #kolam ikan #lingkungan