BLITAR – Jalur alternatif ke Kabupaten Malang dan Kota Batu, melalui Kecamatan Wlingi dan Kecamatan Gandusari, statusnya akan berganti menjadi jalan provinsi.
Hal itu usai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dan Pemkab Malang melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Timur bulan lalu.
Dampaknya, perawatan jalan nantinya langsung dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
Pemkab Blitar bersama Pemkab Malang sepakat melimpahkan agar ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Pujon dan Ngantang, Kabupaten Malang, hingga perbatasan Kecamatan Gandusari dan Wlingi, ditingkatkan statusnya menjadi jalan provinsi.
Bupati Blitar, Rijanto menjelaskan, usulan ini lahir dari dinamika masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang berkembang sangat cepat di kawasan tersebut.
Dengan pengelolaan di bawah Pemprov Jawa Timur, pembangunan jalan diharapkan bisa lebih maksimal dan berkelanjutan.
“Jalan ini punya prospek luar biasa, baik dari sisi ekonomi, ketahanan pangan, maupun pariwisata. Karena itu kami bersama Bupati Malang sepakat melimpahkan jalan tersebut agar menjadi aset provinsi,” kata Rijanto.
Menurut Rijanto, kawasan Ngantang, Pujon, Gandusari dan Wlingi merupakan sentra pertanian hortikultura sekaligus penghasil susu sapi perah.
Hasil panen dan produksi susu banyak dipasok ke Blitar melalui jalur tersebut. Bahkan petani hortikultura di Kabupaten Malang memasok sayur mayur ke Pasar Wlingi.
Demikian juga KUD Semen yang bermitra dengan perusahaan besar seperti Greenfields dalam budidaya sapi perah. Maka dari itu, semua ini butuh jalur transportasi yang layak.
Tak hanya itu, akses jalan mulus juga diyakini mampu mendorong pariwisata. Dengan overload kunjungan wisata ke Kota Batu, jalur alternatif lewat Ngantang–Wlingi akan mempermudah wisatawan masuk ke Blitar.
“Kalau jalan sudah bagus, wisata Batu bisa terkoneksi dengan Blitar. Dampaknya akan luar biasa bagi ekonomi masyarakat. Tidak hanya itu, warga Malang barat akses ke ibu kota kabupaten lebih dekat lewat Gandusari – Wlingi,” ungkapnya.
Dari sisi Malang, peningkatan status jalan juga akan menguntungkan masyarakat. Sebab, sejumlah kecamatan di Kabupaten Malang saat ini harus menempuh jalur panjang melalui Kota Batu atau Kota Malang jika hendak menuju ibu kota Kepanjen.
Maka dari itu, jika jalan ini menjadi jalan provinsi, warga Malang bisa lebih cepat ke Kepanjen lewat Wlingi.
Bupati menambahkan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merespons positif usulan dari Blitar dan Malang.
“Alhamdulillah usulan ini diterima dengan baik. Semoga segera direalisasikan,” pungkasnya. (jar/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah