BLITAR - RSUD Mardi Waluyo Blitar terus berbenah untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.
Salah satunya dengan memperluas jaringan kerja sama dan juga penambahan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Plt Direktur RSUD Mardi Waluyo, dr Bernard Theodore Ratulangi, menegaskan bahwa akan terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas jejaring kerja sama.
“Kami akan terus meningkatkan pelayanan dan kerja sama dengan pihak-pihak lain, contohnya BPJS ataupun pihak asuransi. Hal ini penting agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan rumah sakit,” katanya kepada Koran ini, Kamis (11/9/2025).
Saat ini, RSUD Mardi Waluyo mulai ramai dikunjungi pasien. Tercatat rata-rata ada sekitar 300 orang per hari yang datang untuk mendapatkan layanan kesehatan. Hal itu tentu akan terus ditingkatkan agar lebih baik lagi.
“Peningkatan jumlah pasien ini menjadi tantangan bagi kami. Artinya, kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Mardi Waluyo semakin tinggi, dan kami harus menjawabnya dengan pelayanan yang maksimal,” ujarnya.
Salah satu fokus utama adalah melengkapi kebutuhan tenaga medis, khususnya dokter spesialis, yang masih kurang.
“Kami membuka peluang bagi dokter yang akan bekerja sama dengan RS Mardi Waluyo, khususnya dokter spesialis jantung. Kehadiran dokter spesialis sangat penting untuk menunjang layanan yang lebih lengkap,” ujarnya.
Bernard menegaskan, manajemen rumah sakit akan terus melakukan evaluasi rutin untuk memastikan mutu layanan meningkat seiring dengan kebutuhan masyarakat.
Evaluasi ini mencakup pelayanan medis, administrasi, hingga kerja sama dengan pihak luar.
“Kita upayakan ada peningkatan di RSUD Mardi Waluyo ini. Evaluasi akan terus kami lakukan demi pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,” tambahnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, RSUD Mardi Waluyo Blitar diharapkan mampu menjadi rumah sakit rujukan yang tepercaya.
Tidak hanya bagi warga Blitar, tetapi juga masyarakat dari daerah sekitar. (mg2/c1/ady) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah