Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Program MBG di Kota Blitar Dievaluasi, Pemkot Mulai Petakan Sasaran Baru Ini Sesuai Intruksi

M. Subchan Abdullah • Senin, 15 September 2025 | 18:04 WIB
ENAK: Siswa SMPN 4 Blitar menerima paket MBG dengan lauk pauk gizi lengkap beberapa waktu lalu.
ENAK: Siswa SMPN 4 Blitar menerima paket MBG dengan lauk pauk gizi lengkap beberapa waktu lalu.

BLITAR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah berjalan di Bumi Bung Karno. Tercatat 10.233 siswa menjadi sasaran program anyar dari Presiden RI Prabowo Subianto tersebut.

Meski begitu, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mengevaluasi program MBG, terutama pada sisi penyalurannya. Pasalnya, keberadaan dapur MBG yang jauh dari sekolah menjadi catatan sehingga butuh evaluasi serta penyesuaian.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar, Dindin Alinurdin menjelaskan, jumlah penerima mencapai 10.233 siswa.

Mereka terdiri dari siswa jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA sederajat.

”Seluruhnya merupakan siswa yang berada di bawah naungan cabang dinas (cabdin) wilayah, Kemenag, dan Dinas Pendidikan Kota Blitar,” jelasnya.

Kurang lebih sebulan berjalan, lanjut dia, dispendik tengah mengevaluasi terhadap pelaksanaan program, terutama terkait keberadaan dapur penyedia makanan.

Pasalnya ditemukan sejumlah dapur yang lokasinya terlalu jauh dari sekolah sehingga dinilai perlu penyesuaian.

“Evaluasi ini perlu agar proses penyaluran bisa lancar tanpa kendala. Kami evaluasi untuk beberapa dapur karena terlalu jauh di sekitar sekolah,” ujarnya.

Selain evaluasi teknis, dispendik juga tengah melaksanakan pemetaan sasaran baru. Langkah ini dilakukan dengan melibatkan sektor pendidikan yang berkoordinasi bersama dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana (DP3AP2KB).

Fokus sasarannya diperluas. Tidak hanya kepada siswa, tetapi juga kepada kelompok rentan lain seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Sasaran tersebut diarahkan melalui posyandu yang ada di setiap wilayah.

”Kami petakan sasaran kembali, terutamanya kepada ibu hamil, menyusui, hingga balita. Makanya perlu berkoordinasi dengan dinas terkait agar penyaluran benar-benar tepat sasaran,” terang Dindin.

Dindin menambahkan bahwa data sasaran dari satuan pelayanan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) akan disinkronkan untuk menentukan kelanjutan program.

Sinkronisasi data menjadi dasar apakah program MBG dapat diteruskan atau perlu dilakukan penyesuaian.

“Data sasaran dari SPPG akan kita sinkronkan nantinya, apakah lanjut atau tidak untuk penerimaan MBG,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, MBG merupakan program baru dari pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan wakilnya, Gibran Rakabuming Raka.

Di Kota Blitar, program MBG sudah berjalan dan menyasar pelajar jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat. (mg2/c1/sub) (*)

Photo
Photo
Editor : M. Subchan Abdullah
#dievaluasi #Mbg #pemkot #petakan #Kota Blitar