Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Wisata Heritage Candi Gunung Sari Magelang Tawarkan Pemandangan Merapi yang Menakjubkan

Anggi Septiani • Jumat, 19 September 2025 | 05:20 WIB

 

Wisata Heritage Candi Gunung Sari Magelang Tawarkan Pemandangan Merapi yang Menakjubkan
Wisata Heritage Candi Gunung Sari Magelang Tawarkan Pemandangan Merapi yang Menakjubkan

BLITAR-Bagi pecinta sejarah sekaligus penjelajah alam, Candi Gunung Sari di Magelang, Jawa Tengah, bisa menjadi destinasi yang wajib masuk daftar kunjungan. Meski harus mendaki bukit dengan jalur cukup menantang, semua rasa lelah akan terbayar saat sampai di puncak. Dari sana, pengunjung bisa melihat panorama Gunung Merapi yang megah, sekaligus menyaksikan reruntuhan candi kuno peninggalan Kerajaan Medang.

Candi Gunung Sari terletak sekitar 30 menit perjalanan dari Candi Borobudur. Lokasinya berada di ketinggian, membuat situs ini seolah tersembunyi di antara pepohonan dan hamparan sawah. Untuk mencapainya, pengunjung harus melewati jalan setapak yang cukup menanjak. Namun justru perjuangan itu yang menjadi daya tarik tersendiri.

Setiap langkah menuju puncak terasa seperti napak tilas jejak leluhur. Batu-batu candi yang tersisa di puncak bukit menjadi saksi bisu peradaban Jawa Kuno. Meski sebagian besar sudah runtuh, bentuk pondasi dan beberapa ornamen unik masih bisa dikenali. Salah satunya adalah yoni berhias wajah Mekala, yang disebut-sebut satu-satunya di Indonesia.

“Begitu sampai atas, capek langsung hilang. Pemandangan Gunung Merapi kelihatan jelas, ditambah suasana hening di sekitar reruntuhan candi. Rasanya seperti kembali ke masa lalu,” ujar Dini, salah satu pengunjung yang sempat mendaki Candi Gunung Sari.

Selain panorama Merapi, pengunjung juga bisa melihat pemandangan hamparan sawah dan desa-desa di Magelang dari ketinggian. Nuansa alami ini membuat Candi Gunung Sari cocok dikunjungi bagi mereka yang mencari ketenangan sekaligus pengalaman heritage.

Keunikan lain adalah aura sakral yang masih terasa kuat. Warga setempat percaya, bukit Gunung Sari menyimpan energi leluhur. Cerita itu semakin kuat ketika pada era 1990-an sebuah proyek menara televisi batal dilanjutkan karena kembali ditemukannya reruntuhan candi di puncak bukit. Seolah alam sendiri menolak pembangunan modern di atas situs sejarah ini.

Dengan semua daya tariknya, Candi Gunung Sari punya potensi besar sebagai wisata heritage Magelang. Apalagi, lokasinya tidak jauh dari destinasi wisata lain seperti Borobudur dan Mendut. Sayangnya, fasilitas penunjang di sekitar lokasi masih terbatas. Jalur menuju puncak belum sepenuhnya ramah untuk wisatawan, dan informasi sejarah di situs ini masih minim.

“Kalau dikembangkan dengan baik, Candi Gunung Sari bisa jadi alternatif wisata sejarah selain Borobudur. Apalagi pemandangan Merapi dari sini luar biasa,” tambah Dini.

Potensi itu juga diakui oleh sejumlah pemerhati budaya. Mereka menilai, Candi Gunung Sari bisa menjadi bagian dari paket wisata “Napak Tilas Medang” yang menghubungkan situs-situs candi peninggalan Wangsa Sanjaya. Selain memperkenalkan sejarah Jawa Kuno, konsep ini juga bisa mendukung ekonomi warga sekitar.

Bagi para pelancong muda, Candi Gunung Sari memberikan kombinasi ideal antara wisata alam, heritage, dan spiritual. Perjalanan mendaki memberikan pengalaman petualangan, sementara reruntuhan candi menyajikan misteri sejarah yang memancing rasa ingin tahu.

Meski sederhana, keindahan Candi Gunung Sari justru terletak pada kesunyian dan kesederhanaannya. Tidak ada keramaian turis, tidak ada kios oleh-oleh, hanya hamparan batu kuno yang berpadu dengan langit biru dan gagahnya Merapi.

Sebuah pengalaman yang membuat siapa pun merasa seakan sedang berdialog dengan masa lalu.

Editor : Anggi Septian A.P.
#Candi Gunung Sari #heritage #magelang #wisata