BLITAR - Entah apa yang ada dalam benak Gustia Efendi (GE), pemuda warga Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar ini. Di usianya yang masih muda, dia justru memilih untuk mengakhiri hidup dengan cara tragis.
Motif asmara berujung patah hati diduga kuat menjadi pemicu pemuda 22 tahun ini nekat mengakhiri hayatnya.
Dari rekaman kamera pengawas yang beredar tampak jelas GE dengan sengaja menabrakkan diri ke KA Matarmaja jurusan Pasarsenen-Malang yang melaju kencang di perlintasan sebidang Jalan Bakung, Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Baca Juga: PB Djarum Hampir Dihentikan! Hendra-Ahsan Ungkap Dampak Mengerikan untuk Bibit Atlet
Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (20/9/2025) dini hari sekitar pukul 00.26 WIB. Kejadiannya begitu cepat.
“Saksi yang melihat di lokasi mengatakan korban terlebih dahulu memarkirkan motornya di dekat perlintasan. Tidak lama setelah itu, dia berlari ke rel dan menghadang kereta yang sedang melaju kencang,” Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, Sabtu (20/9/2025).
Saksi mata, Reymond, petugas jalur lintas kereta itu membenarkan kejadian tersebut.
Baca Juga: Dengan SIAP, Dispusip Kabupaten Blitar Optimistis Letter C Bakal Terselamatkan
Sebelum menabrakkan diri, dia sempat melihat korban berdiri di sisi utara palang pintu sebelum akhirnya berlari ke rel.
“Korban langsung tertabrak dan terpental sekitar 200 meter. Saat kami dekati, kondisinya sudah tidak bernyawa,” katanya.
Polisi menduga kuat korban sengaja mengakhiri hidupnya.
Baca Juga: Ekskul Pramuka MTsN 3 Blitar Latih Kedisiplinan hingga Pembentukan Karakter
Dugaan itu diperkuat hasil pemeriksaan awal pada barang bukti telepon genggam korban.
“Dari percakapan WhatsApp (WA) yang ditemukan, korban sempat menulis keluhan pribadinya dengan seorang teman wanita. Hal ini masih kami dalami,” jelas Samsul.
Baca Juga: Yaqut Cholil Qoumas dan Jejak Korupsi Haji yang Tak Kunjung Berakhir di Kementerian Agama
Saat itu juga jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga telah mengamankan sepeda motor dan barang-barang milik korban dari lokasi kejadian. (mg2/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah