BLITAR – Cabang olahraga (cabor) kickboxing Kota Blitar mulai membuka penjaringan calon atlet muda. Pendaftaran difokuskan untuk kategori usia 12–18 tahun.
Tujuannya melahirkan bibit-bibit potensial yang nantinya bisa mewakili Bumi Bung Karno di ajang olahraga prestasi.
Pelatih kickboxing Kota Blitar, Muhammad Kholil mengatakan, upaya penjaringan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat pembinaan di cabor yang terbilang masih baru di Kota Blitar.
“Kami ingin memberi ruang bagi anak-anak muda yang punya bakat dan minat di kickboxing. Harapannya, mereka bisa berkembang dan kelak mengharumkan nama daerah,” ujarnya, Minggu (21/9/2025).
Menurut Kholil, karena masih tergolong baru, kickboxing di Kota Blitar membutuhkan perhatian lebih, baik dari sisi pembinaan maupun peningkatan kualitas sarana dan prasarana.
Pihaknya berkomitmen untuk bekerja keras memaksimalkan pembinaan sejak usia dini agar atlet memiliki bekal teknik dan mental bertanding yang kuat.
Selain menggelar latihan rutin, pengurus cabor juga aktif mengenalkan kickboxing di lingkungan sekolah.
Bentuknya antara lain lewat kegiatan ekstrakurikuler agar olahraga ini makin diminati kalangan pelajar.
“Kami ingin kickboxing bisa diterima di sekolah-sekolah, sehingga regenerasi atlet lebih terarah,” lanjutnya.
Di sisi prestasi, Kholil mengakui, kiprah kickboxing belum secerah tinju atau boxing yang lebih dulu populer.
Meski begitu, ia menegaskan, para atlet terus digembleng untuk mencapai hasil terbaik di berbagai kejuaraan.
Baca Juga: Pandai Bukan Trofi! Pola Pikir Salah soal Kepintaran yang Bikin Hidupmu Stres
“Kami optimistis dengan kerja keras, prestasi kickboxing akan menyusul,” tegasnya.
Pendaftaran atlet sendiri dijadwalkan mulai 12 Oktober mendatang di Sport Center Kota Blitar.
Calon peserta diwajibkan mengenakan seragam olahraga dan sepatu saat seleksi berlangsung.
Dengan penjaringan ini, kickboxing Kota Blitar diharapkan bisa melahirkan atlet muda potensial yang siap bersaing di level daerah atau regional hingga nasional. (sub/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah