RADAR BLITAR – Perjalanan Kasiyanto, sopir truk asal Blitar yang akrab disapa Bagong, mendadak berhenti ketika kendaraannya mogok di ruas Tol Cipali.
Truk yang ia kemudikan sarat muatan cabai menuju Jakarta itu tak bisa melanjutkan perjalanan.
Di tengah kebingungan, sosok tak terduga datang menghampiri.
Ia adalah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM). Mantan Bupati Purwakarta itu dikenal memiliki kebiasaan unik: selalu berhenti jika melihat truk yang mogok di pinggir jalan tol.
Suasana pertemuan antara Bagong dan KDM berlangsung cair. Sambil memeriksa kondisi truk, KDM melontarkan sejumlah pertanyaan.
Mulai dari tujuan pengiriman cabai, penghasilan yang didapat, hingga candaan seputar beratnya pekerjaan sopir truk. Percakapan penuh gelak tawa itu membuat suasana tegang berubah menjadi akrab.
Bahkan, KDM sempat menanyakan apakah Bagong sudah sempat makan. “Kalau ada sopir truk berhenti, saya biasa berhenti juga. Siapa tahu mereka butuh bantuan,” ucap KDM.
Momen tak terduga pun terjadi di akhir perbincangan. KDM mengeluarkan uang dari dompetnya—lembaran berwarna biru—dan memberikannya langsung kepada Bagong. Sang sopir truk asal Blitar itu terlihat terharu menerima bantuan spontan tersebut.
Pertemuan singkat di Tol Cipali ini menjadi kisah hangat di tengah kerasnya kehidupan jalanan.
Bagi Bagong, mogoknya truk ternyata menghadirkan pengalaman tak terlupakan: bertemu langsung dengan KDM, tokoh Jawa Barat yang kerap dikenal dekat dengan rakyat kecil.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.