BLITAR – Rencana revitalisasi Pasar Kesamben akhirnya mulai menunjukkan perkembangan pascakebakaran 3 tahun lalu.
Hal itu dipastikan akan terwujud pada tahun ini dan kini sudah mulai dilakukan relokasi pedagang. Namun, kepastian waktunya masih menjadi misteri.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar, Darmadi, mengatakan bahwa saat ini terus melakukan komunikasi dengan para pedagang terkait rencana relokasi.
Bahkan, minggu lalu, Camat Kesamben mengundang para pedagang pasar untuk melakukan sosialisasi terkait kepindahan dan nasib para pedagang selama proses revitalisasi.
“Kami sedang menyiapkan opsi-opsi lokasi untuk relokasi sementara pedagang. Tidak boleh terlalu dekat dengan lokasi pembangunan agar tidak mengganggu proses pekerjaan,” ujarnya, saat ditemui di Kantor Bupati Blitar, Rabu (1/10/2025).
Darmadi melanjutkan, proses relokasi pedagang juga tengah berjalan. Dia menuturkan bahwa sebagian besar pedagang sudah menerima rencana relokasi.
Itu karena mereka memahami pembangunan dilakukan demi kebaikan bersama. Namun, kepastian waktu dimulainya pembangunan pasar berada di tangan pemerintah pusat.
Seluruh anggaran revitalisasi berasal dari Kementerian Perdagangan RI dan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Maka dari itu, ketika disinggung terkait anggaran, dia tak mengetahui pasti.
Meski begitu, Darmadi optimistis revitalisasi bisa mulai berjalan tahun ini. Bahkan tidak menutup kemungkinan pekerjaan dilakukan dengan sistem kontrak tahun jamak atau multiyears sehingga pembangunan bisa berlanjut hingga tahun depan.
“Anggaran sepenuhnya dari pusat. Kami hanya penerima manfaat. Jadi untuk angka pastinya masih menunggu pembahasan lebih lanjut di Jakarta. Insya Allah dimulai tahun ini, meski pengerjaan bisa berlanjut hingga tahun depan,” imbuhnya.
Revitalisasi Pasar Kesamben direncanakan dibangun menjadi pasar modern dengan konsep dua lantai. Menurut Darmadi, konsep ini dipilih agar pasar bisa menampung lebih banyak pedagang sekaligus memberi ruang lebih luas bagi pembeli.
Baca Juga: Gaji PNS 2025 Naik Lagi, Tunjangan Fantastis Bikin Iri Pegawai Swasta!
“Konsep tetap dua lantai sesuai rancangan awal. Jadi, kapasitas lebih besar dan lebih rapi,” paparnya.
Darmadi berharap, dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah pusat, revitalisasi pasar tradisional di Kabupaten Blitar bisa berjalan lancar.
“Yang terpenting sekarang kami menyiapkan dokumen dan lahan relokasi. Kalau semuanya siap, begitu pusat memutuskan, pembangunan bisa langsung jalan,” pungkasnya. (jar/c1/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah