BLITAR – Upaya peningkatan kesejahteraan guru tidak hanya sebatas pada pemberian insentif atau kenaikan gaji.
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Blitar menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan kualifikasi akademik guru agar kualitas pendidikan semakin terjamin.
Ketua PGRI Kota Blitar, M Ashari, menjelaskan bahwa terus berupaya memfasilitasi para guru dalam memenuhi standar kualifikasi yang telah ditetapkan pemerintah.
Salah satunya dengan mendorong guru yang belum menempuh pendidikan strata satu (S-1) untuk segera menyesuaikan diri.
”Bagi guru yang belum S-1 atau belum sesuai dengan bidang ajarnya, kami dorong agar segera memenuhi standar tersebut. Ini penting bagi masa depan guru juga,” ujarnya, Rabu (1/9/2025).
Menurut Ashari, peningkatan kesejahteraan guru tidak semata-mata dilihat dari sisi material. Yang lebih penting adalah bagaimana seorang guru memenuhi standar kualifikasi yang berlaku sehingga bisa mengajar sesuai bidang dan aturan.
“Kalau kualifikasi sudah terpenuhi, kesejahteraan akan mengikuti dengan sendirinya. Guru bisa mengajar dengan tenang tanpa ada kendala aturan,” tegasnya.
Dari sisi profesionalitas, dia juga mendorong agar guru memiliki kompetensi sesuai bidang tugasnya.
Organisasi profesi ini berkomitmen menjalin komunikasi secara berkala dengan para guru. Apabila ditemukan kendala, PGRI siap memberikan masukan, arahan, maupun bimbingan.
Sementara itu, pemerintah pusat saat ini menjalankan program kuliah S-1 lewat sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi.
Di Kota Blitar, terdapat delapan guru yang mendapat bantuan program kuliah tersebut dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Dari jumlah itu, satu guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) yang mengajar di SD negeri, sedangkan sisanya guru swasta.
Meski demikian, data dinas pendidikan (dispendik) menunjukkan masih ada sedikitnya 46 guru di Kota Blitar yang belum mengantongi ijazah S-1. Mayoritas dari mereka mengajar di jenjang taman kanak-kanak (TK) swasta. (sub/c1/ady) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah