BLITAR - Kabupaten (Pemkab) Blitar terus berupaya memastikan pelaksanaan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lancar. Untuk itu, pemkab membentuk satuan tugas (satgas) MBG untuk mencegah adanya keracunan seperti daerah lain.
Bupati Blitar, Rijanto menegaskan, seluruh perangkat daerah harus bergerak bersama dan saling bersinergi untuk mengawal program unggulan presiden tersebut. Apalagi progam MBG menyangkut hajat banyak anak yang harus ditanggung bersama.
“Program MBG ini sudah mulai berjalan di Kabupaten Blitar. Tapi memang masih ada beberapa satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang belum beroperasi penuh. Karena itu, semuanya harus tetap kami dampingi dan kawal bersama,” ujarnya.
Menurut Rijanto, Pemkab Blitar telah menindaklanjuti arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan membentuk satgas MBG di tingkat kabupaten. Satgas ini diketuai oleh Pj sekretaris daerah (sekda), dengan sekretaris kepala bappeda litbang, dan anggotanya dari berbagai dinas terkait, terutama dinas kesehatan dan dinas pendidikan.
Pengawasan dan evaluasi lapangan sudah dilakukan secara rutin oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. Terutama terhadap SPPG yang sudah beroperasi. “Kami semua belajar dari beberapa kasus keracunan makanan yang terjadi di daerah lain.
Karena itu, kami tidak ingin hal serupa terjadi di Kabupaten Blitar. Dinas Kesehatan terus memantau langsung ke lapangan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi anak-anak benar-benar aman,” tegasnya.
Rijanto menambahkan, meski program MBG baru berjalan dan masih dalam tahap penyesuaian, pemerintah daerah tidak boleh lengah. Rijanto menilai, keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga dukungan dari semua pihak mulai dari sekolah, pengelola SPPG, hingga masyarakat.
“Kalau di awal ada sedikit kendala itu wajar. Tapi jangan sampai masalah-masalah kecil ini terus berulang. Kami harus segera mengeliminasi potensi masalah sejak dini. Sebab ini program yang sangat baik dan kita harus bersama-sama menjaga agar pelaksanaannya benar-benar membawa manfaat bagi anak-anak,” pungkasnya. (jar/ynu) (*)
Editor : M. Subchan Abdullah