BLITAR-Menikmati kuliner di tengah hamparan ladang jagung dan padi, siapa sangka sensasi seperti itu bisa kamu temukan di Blitar. Namanya Luang Lempung, warung makan bernuansa pedesaan yang tengah viral karena konsepnya yang unik: menyatu dengan alam, penuh nostalgia, dan cocok banget buat healing sore hari.
Perjalanan menuju lokasi ini cukup mudah. Dari pertigaan Herlingga, tepat di depan Patung Bung Karno—ikon khas Blitar—pengunjung hanya perlu mengikuti jalan berkelok menuju arah timur Lapangan Sentul. Sepanjang jalan, hamparan sawah dan ladang jagung menyambut mata dengan pemandangan yang menyejukkan.
Begitu sampai, suasana Jogja vibes langsung terasa. Bangunannya mengusung konsep rumah Jawa klasik, lengkap dengan piranti-piranti jadul seperti mesin ketik tua, perabot kayu lawas, hingga miniatur lueng (sumur tanah liat) yang menjadi ciri khas tempat ini. Semua membuat pengunjung serasa pulang ke rumah simbah di desa.
Sistem penyajian makanannya pun unik — prasmanan rumahan dengan menu khas tradisional seperti lodeh, bakwan, sate telur puyuh, dan aneka lauk ayam. Semua disajikan di piring seng, menambah kesan nostalgia.
“Kalau sudah begini, sementara bolehlah lupa sama hutang-hutang,” canda salah satu pengunjung sembari menikmati nasi lodeh di tepi sawah dengan semilir angin senja yang menenangkan.
Untuk harga, cukup ramah di kantong. Dua porsi nasi lodeh lengkap dengan lauk ayam dan beberapa minuman hanya sekitar Rp60 ribuan saja.
Bagi kamu yang ingin mencari suasana tenang, alami, dan penuh kenangan masa kecil, Luang Lempung bisa jadi pilihan sempurna. Lokasinya pun tidak jauh dari Makam Bung Karno, sehingga bisa sekalian mampir wisata sejarah.
Nah, kalau kamu punya rekomendasi tempat kuliner unik lainnya di Blitar, tulis aja di kolom komentar. Siapa tahu, bisa jadi destinasi liputan kuliner berikutnya!