Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Disnakkan Pastikan Stok Vaksin PMK di Kabupaten Blitar Aman

M. Subchan Abdullah • Kamis, 9 Oktober 2025 | 17:04 WIB

 

‎CEGAH: Proses vaksinasi sapi sebagai upaya pencegahan kasus PMK di Kabupaten Blitar.
‎CEGAH: Proses vaksinasi sapi sebagai upaya pencegahan kasus PMK di Kabupaten Blitar.

BLITAR – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar memastikan stok vaksin untuk penyakit mulut dan kuku (PMK) masih aman. Bahkan masih ada ribuan dosis vaksin disiapkan untuk kondisi darurat.

‎Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Disnakkan Kabupaten Blitar, drh Nanang Miftahudin mengatakan, Kabupaten Blitar telah menerima ribuan dosis untuk stok. Dengan begitu, vaksinasi dipastikan aman.

‎“Kabupaten Blitar mendapatkan alokasi sekitar 96 ribu dosis vaksin PMK dari pemerintah,” katanya kepada Koran ini Rabu (8/10/2025).

‎Dari jumlah tersebut, sebanyak 78 ribu dosis telah didapatkan untuk program vaksinasi di berbagai kecamatan. Hingga Oktober ini, tercatat masih ada sekitar 12 ribu dosis vaksin yang siap digunakan untuk memperkuat kekebalan hewan ternak di wilayah setempat.

‎“Untuk vaksin PMK, kita masih ada stok yang lumayan. Bahkan nanti kemungkinan ada dropping lagi untuk pelaksanaan vaksinasi,” jelasnya.

‎Agenda dropping vaksin PMK tersebut diprediksi bisa didapatkan oleh Kabupaten Blitar pada pertengahan September  tahun depan. “Kalau berdasarkan informasi, proses dropping akan dilakukan di pertengahan bulan ini (Oktober, Red),” terangnya.

‎Nantinya, vaksin tersebut bisa diambil secara langsung oleh pihak Pemkab Blitar ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dalam artian, tidak perlu lagi adanya tambal sulam stok vaksin PMK dengan daerah lain yang masih kekurangan ataupun kelebihan stok. ‎“Mekanismenya nanti tinggal menghubungi pihak provinsi untuk mengambil stok vaksin PMK,” ucap Nanang.

‎Data dari Disnakkan Kabupaten Blitar menyebutkan bahwa sejak awal Agustus terdapat enam wilayah yang terdapat kasus PMK. Keenam kecamatan tersebut adalah Kecamatan Udanawu, Kecamatan Kademangan, Kecamatan Kanigoro, Kecamatan Wates, Kecamatan Srengat, dan Kecamatan Ponggok. (kho/c1/ady) (*)

Yamaha Filano.
Yamaha Filano.
Editor : M. Subchan Abdullah
#stok vaksin #Kabupaten Blitar #Penyakit Mulut dan Kuku #dinas peternakan dan perikanan #Nanang Miftahudin #kondisi darurat