Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kabupaten Blitar Turunkan 24 Atlet di Ajang Kejurprov Muay Thai Jatim

Fajar Rahmad Ali Wardana • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 23:30 WIB
KEJAR JUARA: Atlet muay thai dari 24 daerah di Jawa Timur bertanding dalam ajang Kejurprov Muay Thai di Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar (10/10/2025).
KEJAR JUARA: Atlet muay thai dari 24 daerah di Jawa Timur bertanding dalam ajang Kejurprov Muay Thai di Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar (10/10/2025).

 

BLITAR – Sebanyak 24 atlet muay thai Kabupaten Blitar siap berlaga dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Muay Thai Jawa Timur 2025 yang digelar di Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, mulai 9–11 Oktober.

Ajang tersebut diikuti 190 atlet dari 20 kabupaten/kota se-Jawa Timur dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Cabor Muay Thai Kabupaten Blitar, Saiful Refulani mengatakan, semula kejurprov dijadwalkan berlangsung pada September lalu.

Namun, karena bertepatan dengan kejurnas muay thai, akhirnya jadwal diundur pada Oktober ini.

“Ini sebenarnya masih dalam rangka memperingati HUT Ke-80 Kemerdekaan RI. Jadwal awalnya September, tapi karena bentrok dengan kejurnas, akhirnya kejurprov dipindah ke Oktober. Alhamdulilah antusiasnya tinggi. Peserta banyak yang ikut,” ujarnya ketika ditemui di arena muay thai.

Saiful melanjutkan, dalam ajang ini Kabupaten Blitar menurunkan 24 atlet muda yang terdiri dari kategori putra dan putri. Sebagian besar di antaranya merupakan atlet usia di bawah 20 tahun.

Dari puluhan atlet yang diterjunkan, hanya ada satu perempuan dan menariknya baru kali ini menjajal muay thai. Cabor muay thai Kabupaten Blitar menargetkan hasil maksimal dalam kejuaraan ini.

“Targetnya jelas, juara umum. Kami optimistis anak-anak bisa tampil terbaik dan membawa pulang banyak medali,” tegasnya.

Dalam ajang ini, mayoritas atlet Kabupaten Blitar masih muda dan usianya di bawah 20 tahun. Mereka adalah hasil pembinaan dari klub-klub lokal yang selama ini aktif berlatih. Mereka sudah melakukan latihan sejak sebulan yang lalu.

Lebih lanjut, Saiful berharap kejurprov ini menjadi ajang pembuktian dan pemacu semangat bagi atlet-atlet muda Kabupaten Blitar untuk terus berkembang.

Baca Juga: Tak Lagi Jadi Arena Kompetisi Sepak Bola Nasional, Dispora Kota Blitar Pastikan Stadion Soeprijadi Tetap Terawat Baik

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan pengurus yang terus mendampingi para atlet dalam proses latihan.

“Kami ingin anak-anak menjadikan event ini sebagai motivasi. Dengan semangat kompetisi dan latihan yang berkelanjutan, mereka bisa menembus level nasional bahkan internasional. Semoga prestasi ini bisa menjadi kebanggaan Kabupaten Blitar, dan membawa nama daerah semakin dikenal di dunia olahraga bela diri,” pungkasnya. (jar/c1/ynu)

Editor : M. Subchan Abdullah
#muay thai #HUT #Kabupaten Blitar #jawa timur #Kejurprov #ajang #kemerdekaan ri #atlet #jatim