Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jalan Penghubung Candirejo-Sidorejo di Ponggok Blitar Rusak Parah, Pengendara: Bahaya Banyak Debunya

Yanu Aribowo • Senin, 13 Oktober 2025 | 18:03 WIB

 

BERLUBANG: Kondisi jalan penghubung Desa Candirejo-Sidorejo yang mengalami kerusakan parah.
BERLUBANG: Kondisi jalan penghubung Desa Candirejo-Sidorejo yang mengalami kerusakan parah.

BLITAR – Kondisi jalan di Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, mengalami rusak parah. Ruas jalan yang menjadi penghubung antara Desa Candirejo dan Desa Sidorejo itu tampak berlubang dan berdebu serta membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas. Lokasi ruas jalan tersebut tepatnya di sebelah barat Balai Desa Candirejo.

Berdasarkan pantauan di lapangan, setidaknya lebih dari 1 kilometer ruas jalan mengalami kerusakan cukup berat. Kerusakan paling parah terlihat pada sisi selatan ruas jalan, dari arah timur ke barat yang tampak memiliki banyak lubang.

Sementara itu, dari sisi lain dari arah barat ke timur terlihat masih ada sisa aspal setapak yang bisa dilakui oleh sepeda motor.

Kendati demikian, mobil dan truk tampak mengurangi kecepatannya saat melintasi jalur tersebut. Pengendara roda dua tampak berkelok-kelok untuk menghindari lubang yang menurutnya terlalu dalam.

Debu-debu tampak mengepul setiap kali kendaraan berat, terutama truk pengangkut material melintas di jalur tersebut. “Jalannya memang sudah lama rusak,” keluh Anam, seorang pengendara roda dua.

Dia mengaku sebagai pengendara roda dua yang setiap hari melewati jalur itu untuk pergi bekerja. Namun sekarang harus pelan-pelan supaya aman. Dia mengaku, kondisi jalan yang berlubang membuat waktu tempuh perjalanan menjadi jauh lebih lama dibanding sebelumnya.

Menurutnya, jarak yang semula bisa ditempuh kurang dari 5 menit, kini bisa memakan waktu lebih lama. “Sayang juga motornya kalau dibuat cepat-cepat. Selain lubang banyak, jalan juga berdebu,” paparnya.

Dia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan. Selain memperlambat perjalanan, kondisi jalan yang rusak juga rawan menyebabkan kecelakaan, terlebih pada musim hujan. “Kalau cuaca lagi panas banyak debu, kalau hujan ya becek. Susah lewatnya,” pungkas Anam. (kho/c1/ynu) (*)

Yamaha Filano.
Yamaha Filano.
Editor : M. Subchan Abdullah
#penghubung antar desa #berdebu #berlubang #kondisi jalan #Rusak Parah