Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Nasib PSBI Blitar usai Terancam Gagal Jadi Tuan Rumah Liga 4

Fajar Rahmad Ali Wardana • Jumat, 17 Oktober 2025 | 17:00 WIB

 

Nasib PSBI Blitar usai Terancam Gagal Jadi Tuan Rumah Liga 4
Nasib PSBI Blitar usai Terancam Gagal Jadi Tuan Rumah Liga 4

BLITAR - Rencana PSBI Blitar menjadi tuan rumah Liga 4 Zona Jawa Timur musim 2025–2026 terancam gagal. Pasalnya, Stadion Gelora Panataran yang sedianya digunakan sebagai venue pertandingan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap tribun setelah diterjang angin puting beliung pada Selasa (14/10/2025) lalu.

Wakil Ketua Askab PSSI Blitar, Prianto Akbar mengatakan, PSBI Blitar sebenarnya sudah dipastikan ikut berlaga di Liga 4 musim ini setelah absen pada musim sebelumnya.

Namun, peluang menjadi tuan rumah kini sangat kecil karena kondisi stadion belum memungkinkan digunakan. “Rencananya PSBI ingin jadi tuan rumah. Tapi setelah atap tribun rusak, kemungkinan besar batal. Kami akan mencari alternatif stadion di tempat lain,” ujarnya.

Prianto menambahkan, batalnya PSBI Blitar menjadi tuan rumah berimbas pada meningkatnya biaya operasional tim. Sebab, seluruh laga harus dijalani tandang ke luar daerah. Jika tetap memaksakan absen, status keanggotaan PSBI Blitar di PSSI bisa dihapus. Maka dari itu, terpaksa harus tetap ikut kompetisi walaupun biaya jadi membengkak.

Dia menyebut Askab PSSI Blitar akan berupaya melakukan lobi dan mencari sponsor tambahan untuk menutup kebutuhan biaya selama kompetisi berlangsung. Tujuannya agar saat mengarungi musim baru nanti bisa mendapatkan energi dan semangat baru. “Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik agar PSBI Blitar tetap bisa ikut berkompetisi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Blitar, Anindya Putra Robertus, memastikan Stadion Gelora Panataran ditutup sementara pasca-kerusakan akibat terjangan angin kencang.

Menurutnya, kondisi bangunan saat ini masih rawan dan berpotensi membahayakan jika digunakan untuk kegiatan olahraga. “Sisa material atap tribun masih menggantung. Kuda-kuda bangunan juga belum aman untuk dilewati di bawahnya. Jadi stadion kami tutup sementara,” terangnya.

Anin menuturkan, meski lapangan utama masih dalam kondisi baik, faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama penutupan sementara. Selain itu, aliran listrik di area stadion juga masih terputus. Saat ini masih tahap pembersihan puing-puing. Lokasi juga masih dalam garis polisi sehingga belum bisa digunakan untuk aktivitas apa pun.

Berdasarkan hasil penilaian awal, kerugian akibat kerusakan atap stadion ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar hingga Rp 2 miliar.

Dispora akan menunggu hasil kajian teknis dari instansi terkait sebelum menentukan langkah perbaikan dan waktu pembukaan kembali stadion. “Setelah ada hasil pemeriksaan dan dinyatakan aman, baru bisa digunakan lagi. Tapi untuk sementara, stadion ditutup penuh,” pungkasnya. (jar/c1/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Tribun #Prianto Akbar #kerusakan #psbi blitar #Liga 4 Zona Jawa Timur #tuan rumah