Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Poltekkes Kemenkes Malang Kampus Blitar Laksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat untuk Deteksi Dini Stroke-Hipertensi

Yanu Aribowo • Jumat, 17 Oktober 2025 | 16:50 WIB

 

DIPERIKSA: Peserta kegiatan mengikuti pemeriksaan kesehatan dari Poltekkes Kemenkes Malang Kampus Blitar.
DIPERIKSA: Peserta kegiatan mengikuti pemeriksaan kesehatan dari Poltekkes Kemenkes Malang Kampus Blitar.

‎BLITAR – Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Malang Kampus Blitar melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, pada Kamis (16/10/2025). Kali ini tema yang diangkat tentang Pemanfaatan Stroke Risk Scorecard dan Metode Face, Arm, Speech, Time (FAST) untuk Deteksi Dini Risiko dan Mengenali Gejala Stroke pada Penderita Hipertensi.

‎‎Acara pengabdian tersebut dipandu oleh Ns Dewi Rachmawati MKep sebagai Ketua Pengabdian Kepada Masyarakat dan didampingi dengan Wiwin Martiningsih MKep PhD Ns, serta Mujito APerPen MKes sebagai anggota.

Tujuan utama dari kegiatan tersebut adalah untuk mengidentifikasi risiko stroke pada penderita hipertensi dan keluarganya serta melakukan pelatihan deteksi dini stroke dengan FAST. “Harapannya dari kegiatan ini penderita hipertensi dan keluarganya dapat melakukan pencegahan stroke setelah mengetahui risiko masing-masing,” ungkap Dewi.

‎‎Di sisi lain, Dewi juga menyampaikan bahwa memberikan simulasi untuk melakukan deteksi dini terhadap gejala stroke. "Selanjutnya tadi kami melakukan simulasi untuk mendeteksi gejala stroke agar jika penderita/keluarga menemukan gejala stroke bisa segera datang ke instalasi gawat darurat," sambungnya.

‎‎Tak berhenti sampai di situ, pihaknya juga memberikan teknik pernapasan untuk mengendalikan tekanan darah. "Kami juga memberikan simulasi atau pelatihan teknis relaksasi napas dalam kogerta (kombinasi gerak tangan) untuk pengendalian tekanan darah bagi penderita hipertensi," jelas Dewi.

‎‎Dewi juga berharap setelah adanya kegiatan ini penderita hipertensi dan keluarganya melakukan pencegahan stroke  dengan perilaku CERDIK atau cek kesehatan rutin, enyahkan asap rokok, rajin olahraga, diet seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres. "Semoga bisa menerapkan perilaku CERDIK dan mampu mempraktikkan pernapasan dalam Kogerta," tuturnya.

Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati, dan mengenali risiko sejak awal adalah kunci untuk menurunkan angka stroke. ‎Sementara itu, kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari pihak Pemerintah Kecamatan Kepanjenkidul. Pihaknya menilai pengabdian ini memberikan banyak manfaat.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat, karena saat ini banyak orang yang rawan terkena stroke, baik karena hipertensi maupun kolesterol. Melalui kegiatan ini, kami jadi mendapatkan banyak masukan dan mendapat ilmu baru yang bisa ditindaklanjuti di rumah masing-masing," pungkas Kasi Kesos Kecamatan Kepanjenkidul, Betsy Ariesta.‎

‎Acara ini diikuti oleh 25 peserta dari penderita hipertensi dan 25 peserta anggota keluarga dari penderita hipertensi. Salah satu kelompok yang turut terlibat dalam acara ini adalah Karang Werda Kepanjenkidul.

"Kader-kader kami semangat mengikuti kegiatan ini. Jadi, kami berterima kasih pada Poltekkes Kemenkes Malang Kampus Blitar yang mengadakan kegiatan ini, karena kami sangat terbantu," terang Ketua Karang Werda Kepanjenkidul Kota Blitar, Anang Marjoto.

‎‎Di sisi lain, salah satu pasien penderita hipertensi, Endang Siti Rahayu, 70, menyebutkan bahwa dirinya juga senang mengikuti kegiatan ini. "Pemeriksaan hari ini, saya normal. Ini sangat membantu dan informasi yang diberikan sangat bermanfaat. Semoga nanti masyarakat lain juga bisa mengikuti acara ini," ujar Endang. (kho/c1/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan #pengabdian #Kecamatan Kepanjenkidul #hipertensi #malang #stroke