Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Di Tengah Minim Literasi, Dispusip Blitar Siapkan Langkah Strategis Tingkatkan Kunjungan Hingga 80 Ribu Lebih Orang Tiap Tahunnya

Yanu Aribowo • Senin, 20 Oktober 2025 | 17:40 WIB

 

‎YAKIN: Dispusip Kabupaten Blitar optimistis target kunjungan perpustakaan tercapai di akhir tahun.
‎YAKIN: Dispusip Kabupaten Blitar optimistis target kunjungan perpustakaan tercapai di akhir tahun.

BLITAR – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Blitar optimistis mampu mencapai target tingkat kunjungan perpustakaan pada 2025. ‎Hal tersebut didasarkan pada capaian semester II 2025 dan perbandingan dari tahun sebelumnya. ‎Hingga semester II, dispusip mencatat tren peningkatan pengunjung yang cukup signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Jika dilihat dari tren memang ada kenaikan dalam jumlah kunjungan. Target kunjungan tahun ini ditetapkan 88.300 pengunjung. ‎Meskipun perhitungan akhir masih berlangsung, capaian tersebut bisa terpenuhi, mengingat antusiasme masyarakat terhadap kegiatan literasi semakin tinggi.

‎“Target tahun ini sebanyak 88.300 pengunjung dan saat ini masih dalam proses perhitungan. Kalau melihat tren dari tahun lalu, kami optimistis bisa tercapai,” jelas Kepala Dispusip Kabupaten Blitar, Jumali.

‎Sebagai perbandingan, tingkat kunjungan pada 2023 tercatat 62.023 orang. Sementara pada 2024 meningkat menjadi 75.088 pengunjung. ‎Dengan sisa dua bulan menjelang akhir tahun, Jumali menilai capaian 2025 bisa menembus target, terutama karena berbagai inovasi kegiatan yang dilakukan. ‎“Sisa dua bulan lagi, kalau berkaca dari tahun lalu, kami yakin target bisa untuk dicapai,” tuturnya.

‎Salah satu terobosan yang dilakukan Dispusip Kabupaten Blitar adalah Festival Literasi yang disusun secara tematik berdasarkan usia dan jenjang pendidikan. ‎Dalam waktu dekat, dispusip juga mengadakan event supaya dapat meningkatkan jumlah kunjungan perpustakaan.

Kegiatan ini dinilai mampu untuk memperluas jangkauan minat baca masyarakat dari pelajar hingga kalangan dewasa. ‎“Kami mengadakan Festival Literasi yang menyesuaikan kegiatan berdasarkan usia dan jenjang pendidikan. Itu menjadi salah satu strategi kami untuk menarik lebih banyak pengunjung,” ungkapnya.

‎Jumali menambahkan, peningkatan kunjungan juga didukung oleh kemudahan akses terhadap layanan digital dan kerja sama lintas sektor dalam promosi gemar membaca. ‎dia berkomitmen terus memperkuat budaya literasi agar perpustakaan menjadi pusat pembelajaran masyarakat yang inklusif dan menarik. ‎“Fokus kami bukan hanya mencapai target, tapi menjadikan perpustakaan sebagai ruang edukasi publik yang hidup,” pungkasnya. (kho/c1/ynu) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Kabupaten Blitar #kunjungan #perpustakaan #tren peningkatan #dinas perpustakaan dan kearsipan