Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Lagi-lagi Jalan Rusak di Kabupaten Blitar Dikeluhkan Warga: Kerusakan di Jalan Penghubung Desa Gandekan-Wonodadi

Yanu Aribowo • Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:30 WIB

 

‎MENGELUPAS: Kondisi aspal di jalan penghubung Desa Gandekan-Wonodadi yang mengalami kerusakan.
‎MENGELUPAS: Kondisi aspal di jalan penghubung Desa Gandekan-Wonodadi yang mengalami kerusakan.

‎BLITAR – Kondisi jalan penghubung antara Desa Gandekan dan Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi, kian memprihatinkan. Kerusakan parah yang terjadi di sepanjang jalur ini membuat warga resah, lantaran selain mengganggu aktivitas harian, juga sering memicu kecelakaan tunggal.

‎Dari pantauan di lapangan oleh tim Radar Penataran, jalan dengan panjang sekitar 1,3 kilometer itu kini tampak penuh lubang dan permukaannya tidak rata. Lapisan aspal yang seharusnya menjadi pelindung utama sudah mengelupas di banyak titik, menyisakan bebatuan dan material lepas di badan jalan.

Berdasarkan keterangan dari warga sekitar, jalan tersebut sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan. “Sudah lama, ada mungkin 10 tahunan,” ujar Indah, warga sekitar yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk beraktivitas.

‎Dirinya juga mengaku sering melewati jalan tersebut untuk menuju ke pasar tradisional dan menemui pelanggan. Jalan ini menjadi akses utama bagi masyarakat dua desa. Bahkan, jalur tersebut merupakan akses untuk menuju ke sekolah. ‎Namun, sayangnya belum pernah mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah. “Sejauh ini belum pernah ada perbaikan,” lanjutnya.

‎Ketika cuaca panas, debu beterbangan dan mengganggu pengendara. Sebaliknya, ketika hujan, jalan berubah menjadi licin dan berpotensi menyebabkan tergelincir. Kondisi bebatuan yang berserakan di sepanjang jalur membuat kendaraan mudah tergelincir, terutama pada malam hari ketika penerangan terbatas.

‎Indah menambahkan, kerusakan jalan ini bukan sekadar mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan pengguna jalan. “Ada juga pengendara jatuh,” ungkapnya.

‎Melihat hal tersebut, selain menjadi akses utama antardesa, jalur ini juga vital bagi warga yang beraktivitas ke sekolah hingga pasar. Warga berharap perhatian dari dinas terkait segera direalisasikan agar jalur ini kembali aman dan nyaman untuk dilalui. ‎Ia berharap, pemerintah segera melakukan tindakan nyata untuk memperbaiki jalan tersebut.

“Harapannya ya sesegera mungkin ada perbaikan, karena sangat tidak nyaman untuk pengendara dan sering menimbulkan kecelakaan tunggal akibat tergelincir kerikil dari material aspal yang sudah rusak,” tuturnya. (kho/ynu) (*)

SALING DUKUNG: Bupati Harno berfoto bersama dengan Kepala MAN 2 Rembang dan Ketua PMI Rembang.
SALING DUKUNG: Bupati Harno berfoto bersama dengan Kepala MAN 2 Rembang dan Ketua PMI Rembang.
KOMPAK: Bupati Harno berfoto bersama para penerima Radar Kudus Award 2025 di Pendopo Kabupaten Blora.
KOMPAK: Bupati Harno berfoto bersama para penerima Radar Kudus Award 2025 di Pendopo Kabupaten Blora.
Editor : M. Subchan Abdullah
#desa wonodadi #kecelakaan tunggal #kerusakan parah #kondisi jalan #desa gandekan #menganggu aktivitas