Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Musim Penghujan, KAI Wanti-wanti Masyarakat Jangan Sembarangan Tanam Pohon di Tebing Perlintasan Rel KA, Ini Akibatnya

M. Subchan Abdullah • Rabu, 22 Oktober 2025 | 23:21 WIB
CEK KEAMANAN: Daop 7 Madiun memeriksa kondisi perlintasan rel antisipasi musim penghujan, Selasa (21/10/2025).
CEK KEAMANAN: Daop 7 Madiun memeriksa kondisi perlintasan rel antisipasi musim penghujan, Selasa (21/10/2025).

BLITAR - Memasuki musim penghujan, Kereta Api Indonesia (KAI) mulai meningkatkan keamanan perjalanan kereta api (KA). Ada sejumlah langkah antisipatif yang disiapkan guna menghadapi potensi gangguan perjalanan kereta api.

Salah satunya dengan mengecek sarana dan prasarana serta infstruktur sepanjang jalur KA.

Kemudian mengimbau masyarakat untuk tidak menanam pohon di wilayah perbukitan yang dilintasi rel. Termasuk di perbukitan di beberapa titik di wilayah Blitar.

“Kami telah melakukan sejumlah pemeriksaan lintas untuk memastikan kondisi prasarana dan infrastruktur di sepanjang jalur KA andal dan aman. Pemeriksaan lintas dilakukan melalui kegiatan inspeksi dengan jalan kaki bersama di petak jalan antara Saradan–Bagor yang langsung dipimpin oleh Vice President Daop 7 Madiun, Suharjono, bersama manajer terkait, khususnya untuk memastikan kondisi drainase dan komponen jalur KA,” jelas Manager Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul,  dalam keterangan tertulis, Rabu (22/10/2025).

Daop 7 Madiun telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan jalur KA tetap aman, di antaranya dengan memeriksa kondisi jalur, tubuh baan, lengkung, drainase, alat penambat, sambungan rel, serta bangunan hikmat atau jembatan.

Upaya lain dilakukan melalui normalisasi saluran di tebing dan pegunungan, pembersihan sipon-sipon, penguatanan saluran air, serta pemangkasan dahan dan ranting pohon di sepanjang lintas yang berpotensi mengarah ke jalur KA.

KAI Daop 7 juga berkoordinasi dengan pemerintah desa (pemdes) setempat di sekitar jalur KA untuk memberikan imbauan agar masyarakat tidak membuang sampah ke saluran air yang bermuara ke jalur rel, serta melarang penanaman tumbuhan di tepi tebing guna menjaga stabilitas kontur tanah.

Zainul menambahkan, Daop 7 Madiun juga senantiasa melakukan pemeriksaan dan pengawasan pada area yang memerlukan perhatian khusus dengan menempatkan petugas untuk memantau secara intensif selama 24 jam, demi memastikan keselamatan perjalanan kereta api.

Nah, sebagai langkah antisipasi tambahan, Daop 7 Madiun menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di beberapa titik strategis yang dapat segera menjangkau lokasi apabila terjadi hambatan perjalanan akibat cuaca ekstrem.

AMUS tersebut terdiri dari batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel, dan perlengkapan siaga lainnya.

“Kami komitmen untuk berupaya semaksimal mungkin untuk senantiasa mewujudkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” pungkasnya. (mg2/sub)

Nico Hulkenberg kagum atas performa mengejutkan Sauber di F1 GP Amerika Serikat.
Nico Hulkenberg kagum atas performa mengejutkan Sauber di F1 GP Amerika Serikat.
Salah satu pemilik kios pupuk di Kecamatan Sukodono yang terpaksa ditutup gara-gara kedapatan menjual pupuk bersubsidi di atas HET.
Salah satu pemilik kios pupuk di Kecamatan Sukodono yang terpaksa ditutup gara-gara kedapatan menjual pupuk bersubsidi di atas HET.
Editor : M. Subchan Abdullah
#sembarangan #musim penghujan #kereta api #tanam pohon #masyarakat #Daop 7 Madiun #KAI #tebing #perlintasan kereta api